Home / Nusantara / Pasca Tsunami Selat Sunda Pandeglang Bangun Hunian Sementara,Lampung Selatan Bangun Hunian Tetap

Pasca Tsunami Selat Sunda Pandeglang Bangun Hunian Sementara,Lampung Selatan Bangun Hunian Tetap

WONGBANTEN.ID,JAKARTA- Pascatsunami Selat Sunda, Pempov Banten berencana membangun hunian sementara (huntara) bagi para pengungsi yang sampai saat ini tersebar di beberapa tempat pengungsian di wilayah Kabupaten Pandeglang.Tsunami yang melanda lima kabupaten di sekitar Selat Sunda menimbulkan banyak korban,dikutip dari laman Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Minggu (6/1) tercatat hingga hari Sabtu (5/1) jumlah korban tercatat 437 orang meningggal dunia,9.061 orang mengalami luka-luka,10 orang dinyatakan hilang dan 16.198 orang mengungsi.

 

Dari data BNPB, di Kabupaten Pandeglang korban tsunami tercatat 296 orang meninggal dunia, 3 orang hilang dan 7.972 orang mengungsi.Selain itu, akibat dihantam gelombang tsunami sebanyak 1.071 rumah warga mengalami rusak berat dan sedang dan 457 rumah rusak ringan.

Masa tanggap darurat bencana pun berakhir Sabtu (4/1),namun dari hasil rapat koordinasi yang dipimpin Gubernur Banten Wahidin Halim,penanganan bencana dilanjutkan menjadi periode transisi darurat menuju peralihan selama 2 bulan.Selama masa transisi darurat pemerintah akan membangun hunian sementara.

Menurut Kepala Pusat Data Infomasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho,huntara dibangun untuk menampung pengungsi yang rumahnya rusak berat dan rusak ringan.

.“Huntara diperlukan untuk meminimalisir gejolak sosial dan mengantisipasi musim hujan agar pengungsi dapat lebih nyaman,” jelas Sutopo.

Pembangunan huntara diprediksi memakan waktu selama dua bulan,sebelum dilakukan pembangunan hunian tetap.Mengenai pendanaan pembagunan huntara Pemkab Pandeglang akan mengajukan dana siap pakai ke BNPB,sementara pelaksanaan pembangunan fisiknya akan dilakukan oleh TNI.

Pemkab Pandeglang dan Pemprov Banten mengalokasikan anggaran untuk perbaikan rumah dengan kategori rusak ringan,sedangkan untuk perbaikan rumah rusak dan sedang aka diusulkan melalui hibahy rehabilitasi dan rekonstruksi ke BNPB.

2 Hektare untuk Hunian Tetap

Berbeda dengan Pemkab Pandeglang dan Pemprov Banten,Kabupaten Lampung Selatan yang wilayah pesisirnya juga terdampak Tsunami Selat Sunda menyiapkan lahan seluas 2 hektare untuk pembangunan hunian tetap bagi korban tsunami.

Korban tsunami di Lampung Selatan tercatat 120 orang meninggal dunia,8.304  orang mengalami luka-luka dan 6.999 orang mengungsi.Sebanyak 543 rumah rusak berat dan sedang serta 97 rumah rusak ringan.

Sesuai kesepakatan dan hasil rapat koordinasi,tidak ada pembangunan hunian sementara di Lampung Selatan.Namun dengan pembangunan hunian tetap untuk relokasi.Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Kementerian PU Pera akan melakukan land cleariing  dan Dinas PU Kabupaten Lampun Selatan akan menyiapkan siteplan,desain dan rencana anggaran.Bupati Lampung Selatan akan mengajukan dana siap pakai BNPB untuk membangun hunian tetap dan fasilitasnya dalam relokasi.

Sementara untuk penanganan darurat,masa tanggap darurat diperpanjuang selama dua minggu yaitu mulai tanggal 6-19 Januari 2019.(poe)

 

Check Also

Pendidikan Sejarah FKIP Untirta Adakan Work Shop Karya Ilmiah

WONGBANTEN.ID, Serang Untuk mempertajam analisis dalam menyusun sebuah karya tulis, Pendidikan Sejarah FKIP Untirta menggelar …

Lolos Ke Final, Atlet Muay Thai Banten Menangis Dipeluk Wagub 

WONGBANTEN.ID. JAYAPURA – Mia Amalia, atlet Muay Thai Provinsi Banten berhasil lolos ke babak final …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *