Home / Banten / 408 Pengemudi Ojek Pangkalan di Cilegon Terima Kartu BPJS Ketenagakerjaan

408 Pengemudi Ojek Pangkalan di Cilegon Terima Kartu BPJS Ketenagakerjaan

WONGBANTEN.ID,CILEGON- Salah satu program pro rakyat Pemkot Cilegon adalah memberikan jaminan sosial kepada masyarakat.

Sebagai implementasi program tersebut,sebanyak 408 pengemudi ojek pangkalan menerima kartu Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

Kartu BPJS Ketenagakerjaan tersebut diserahkan langsung oleh Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Cilegon Edi Ariadi bersama Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Serang Mualif kepada perwakilan tukang ojek di aula DPRD Kota Cilegon,Kamis (17/1).

Edi Ariadi menjelaskan,salah satu permasalahan ketenagakerjaan yang menjadi perhatian khusus pemerintah daerah adalah terbatasnya lapangan pekerjaan.

“ Apabila tidak ada upaya dari kita untuk menciptakan lapangan pekerjaan sebanyak mungkin, maka keadaan ini akan menyebabkan jumlah pengangguran bertambah, masalah ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja, namun juga menjadi tanggung jawab kita bersama,” jelasnya.

Ditambahkan dia,salah satu upaya untuk mengurangi jumlah pengangguran pemerintah terus melakukan pelaksanaan program-program dan aksi kegiatan yang tepat sasaran.

“Kita tidak ingin pengangguran berdampak pada hal-hal yang mendorong terjadinya keresahan sosial sehingga menyebabkan menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah bahkan sampai menghambat pelaksanaan pembangunan, maka dari itu pemkot berharap melalui pelaksanaan program yang tepat sasaran semoga dampak pengangguran dapat diminilasir,” tutur Edi.

Mengenai pemberian BPJS Ketenagakerjaan ini lanjut Edi, merupakan usaha dari Pemerintah Kota Cilegon untuk mensejahterakan para pengemudi ojek pangkalan di Kota Cilegon.

Ojek pangkalan merupakan pekerja non formal yang harus dibina,di lindungi dan harus ada keberpihakan dari pemerintah.

“Saya menyambut positif adanya POPC ini, karena sangat membantu masyarakat dalam bidang trsnportasi, maka dari itu, saya berharap dengan di berikannya BPJS tersebut dapat membantu para  ojek pangkalan pada saat mengalami permasalahan dalam bidang kesehatan,” ungkapnya.

Dia juga berharap agar program-program yang dimiliki Pemerintah Kota Cilegon dapat semakin berguna bagi masyarakat. Plt wali kota juga menghimbau kepada seluruh anggota Paguyuban Ojek Pangkalan Cilegon (POPC) agar dapat membantu pemerintah dalam rangka menjadikan Kota Cilegon menjadi kota yang mandiri.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Serang Mualif menjelaskan, pekerjaan sebagai pengemudi ojek mempunyai resiko yang cukup besar, menurutnya sudah ada beberapa kasus kecelakaan yang dialami yang berakhir kecacatan bahkan meninggal. ” Kita memberikan perlindungan sebagai bentuk antisipasi terhadap resiko kecelakaan kerja yang sangat mungkin terjadi terutama pada pekerjaan dengan resiko tinggi seperti pengemudi ojek pangkalan ini,” ungkapnya.(poe)

Check Also

Harapan BNNK Cilegon di Ulang Tahun Kota Cilegon ke-22

WONGBANTEN.ID,CILEGON-Kepala Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Cilegon Raden Fadjar Widjanarko berharap, di usianya yang ke-22, …

Ramadhan, di Jalan Aat-Rusli Masih Ada Warung Jajakan Minuman Keras

WONGBANTEN.ID,CILEGON-Kesucian bulan puasa  di Cilegon yang berjuluk “Kota Santri”, dinodai dengan masih adanya  sejumlah  warung …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *