Home / Banten / Pelaku Penyeludup Sabu di Pelabuhan Bandar Bakau Jaya Diupah 30 Juta
Foto:dok istimewa

Pelaku Penyeludup Sabu di Pelabuhan Bandar Bakau Jaya Diupah 30 Juta

WONGBANTEN.ID,JAKARTA-Dua tersangka penyeludup 11 kilogram narkotika jenis ampethamine atau sabu yang ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNN) di Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ) Kampung Solor,Desa Marga Giri,Kecamatan Bojonegara,Kabupaten Serang, Minggu kemarin  (10/2)ternyata memiliki hubungan keluarga dan tinggal satu kampung.

Tersangka Adnan A Razak dan Maimun merupakan warga  Kecamatan Merdu,Pidie Jaya,Aceh.Apabila sabu sampai ke tangan pemesan di Jakarta,Adnan dijanjikan akan menerima upah pengiriman sebesar Rp30 juta.

Baca:BNN Gagalkan Upaya Penyeludupan 11 Kg Sabu di Pelabuhan Bandar Bakau Jaya

Informasi yang diperoleh WONGBANTEN.ID Senin (11/2) sebelum ditangkap tim gabungan,tersangka Adnan pada tanggal 2 Februari membawa sabu yang disembunyikannya  ditempat penyimpanan terpal penutup di atas kepala truk Fuso nomor kendaraan BL 8080 AA.

Foto:dok istimewa

Dalam upaya penyeludupan sabu itu,ternyata Adnan bertugas sebagai kurir.Tersangka lainnya yakni Maimun dengan mengendarai truk Fuso dengan momor kendaraan  BM 9101 LP mengikutinya dari belakang.Maimun ternyata merupakan pengendali kurir.

Foto:dok istimewa

Kepada petugas keduanya mengaku baru pertama kali menyeludupkan sabu.Dari pengakuan Adnan,sebenarnya  dia berniat meminjam uang kepada Maimun.Namun dia ditawari membawa sabu ke Jakarta dengan upah yabg menggiurkan.(poe)

Check Also

Melawan Saat Ditangkap, 2 Maling Truk Ditembak Kakinya

WONGBANTEN.ID,CILEGON– Tim Reserse Mobil (Resmob) Polres Cilegon, Polda Banten menembak dua orang anggota anggota sindikat …

Peringati Harlah ke-23, PKB Cilegon Bagi Sembako ke Anak Yatim Piatu dan Warga Terdampak Covid-19

WONGBANTEN.ID,CILEGON-Hari ini Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menginjak umur ke-23.Peringatan hari lahir (Harlah) partai yang  dideklarasikan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *