Home / Banten / Diskriminasi Pelarangan Jaring Cantrang Disorot Perkumpulan Perikanan Indonesia
Ketua Umum Perkumpulan Perikanan Indonesia Happy Simanjuntak. Foto:poe

Diskriminasi Pelarangan Jaring Cantrang Disorot Perkumpulan Perikanan Indonesia

WONGBANTEN.ID,CILEGON-Diskriminasi pelarangan alat penangkap ikan (API) tidak ramah lingkungan yang diatur dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 2 Tahun 2015 tentang Larangan Penggunaan API pukat hela (trawls) dan pukat tarik (seine Nets) dan jaring cantrang di wilayah pengelolaan perikanan Indonesia,terutama digunakan para nelayan dan juragan kapal yang beroperasi di wilayah pesisir Pantai Utara Jawa mendapat sorotan dari Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Perikanan Indonesia (DPP PPI).

Menurut Ketua Umum PPI Happy Simanjuntak,Kamis (22/3) di wilayah pesisir Pantura di Jawa Tengah faktanya nelayan boleh menggunakan jaring cantrang saat menangkap ikan,namun selain pesisir Pantura sampai sekarang penggunaan jaring cantrang masih dilarang.Menurut mantan Direktur Pengawasan Sumber Daya Kelautan Perikanan Kementerian Kelautan Perikanan itu,yang disebut dengan pesisir pantai utara bukan hanya sebatas Jawa Tengah, Indramayu dia mencontohkan yang berada di wilayah Jawa Barat merupakan wilayah pantura.

“Ini menimbulkan pertanyaan, kok bisa pemerintah membuat kebijakan yang diskriminatif yang artinya diskriminasi disini kenapa daerah daerah lain yang tidak masuk pantura sampai sekarang jaring cantrang dilarang?,”tanyanya.

Diungkapkan Happy,jaring cantrang merupakan hasil penelitian Universitas Brawijaya Malang dan Universitas Diponegoro Semarang.Jaring cantrang tidak akan merusak ekosistem laut bila dikendalikan dengan baik.

Persoalannya sekarang,bisakah membuat aturan khusus untuk penggunaan jaring cantrang,artinya lanjut dia disesuaikan dengan wilayah masing-masing laut provinsi.Sebab daerah operasi tangkap nelayan cantrang kewenangannya berada di setiap proninsi di Indonesia.

“Sampai dengan 12 mil laut,oleh karena itu pemberian ijin untuk cantrang merupakan kewenangan daerah bagi kapal kapal dibawah 30 GT.Kalau kapal sampai dengan 10 GT tidak perlu ijin,”jelasnya.

Dia mencontohkan Provinsi Banten,yang mempunyai nelayan itu ya Gubernur Banten harusnya berjuang ke KKP supaya penggunaan jaring cantrang di Banten bisa disamakan dengan daerah lain.

“Daerah lain juga kan NKRI? emangnya cuma wilayah Pantura saja yang NKRI,” ujar Happy Simanjuntak.

Kebijakan pelarangan jaring cantrang seharusnya disertai solusinya,ini tantangan bagi kepala daerah dimana yang harus pro aktif adalah dinas perikanan setempat.

Membuat sebuah kebijakan tidak semudah membalikan tangan perlu melihat berbagai aspek,termasuk aspek sosial.Kalau pun ada pelarangan ada aspek sosial masyarakat yang harus diperhatikan.

Tidak mudah

Happy Simanjuntak menegaskan,tidak mudah merubah alat tangkap yang sekarang dilarang sebab nelayan sudah terlatih dan biasa mengoperasikan jaring cantrang dan alat tangkap ini tidak serta merta bisa diganti tanpa menyesuaikan dengan kapal nelayan.Selain itu kalau pun diganti siapa yang akan membiayai penggantian itu.

“Kalau pun alat tangkap akan diganti dan saya pun tidak tahu alat apa penggantinya,apakah akan sesuai dengan kondisi tempat nelayan menangkap ikan?.Alat tangkap untuk cumi beda,alat tangkap untuk tuna juga beda. Melihat konsisi tersebut pemerintah harus berani memberi jalan keluar,” ujarnya.

Dia berharap,jaring cantrang tidak dilarang tetapi dikendalikan bila alasannya merusak ekositem laut, maka harus diatur secara teknis alat tangkap tersebut seperti pemberat tidak menggunakan besi tetapi menggunakan material yang mengambang.

“Nelayan akan merugi bila jaringnya nyangkut di karang pertama jaring akan robek atau kalau tetap memaksa menarik kemungkinan kapal nelayan akan terbalik sebab kapal-kapal nelayan itu kecil,”tuturnya.(poe)

Check Also

Melawan Saat Ditangkap, 2 Maling Truk Ditembak Kakinya

WONGBANTEN.ID,CILEGON– Tim Reserse Mobil (Resmob) Polres Cilegon, Polda Banten menembak dua orang anggota anggota sindikat …

Peringati Harlah ke-23, PKB Cilegon Bagi Sembako ke Anak Yatim Piatu dan Warga Terdampak Covid-19

WONGBANTEN.ID,CILEGON-Hari ini Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menginjak umur ke-23.Peringatan hari lahir (Harlah) partai yang ¬†dideklarasikan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *