Home / Pendidikan / Wahidin Halim: Jika SMAN Cahaya Madani Banten Tak Jelas Konsepnya, Tutup Saja
Gubernur Banten Wahidin Halim Foto:Biro ARTP Setda Provinsi Banten

Wahidin Halim: Jika SMAN Cahaya Madani Banten Tak Jelas Konsepnya, Tutup Saja

WONGBANTEN.ID,PANDEGLANG-Gubernur Banten Wahidin Halim meminta Dinas Pendidikan secepatnya membuat konsep dan kajian yang jelas dengan disesuaikan regulasi, tentang keberadaan status sekolah berasrama atau boarding school ini.

Hal itu dikatakan Wahidin Halim saat melakukan inspeksi mendadak ke sekolah boarding school, SMAN Cahaya Madani Banten (CMB Boarding School) atau CMBBS Pandeglang, Banten, Selasa kemarin.

“Jika memang sekolah khusus ya sekolah khusus seperti apa?.Yang bisa membedakan hasil dan kualitas lulusanya dari sekolah umum.Selain meluluskan siswa unggulan yang berprestasi, kalau perlu diteruskan dengan pemberian bea siswa sampai ke perguruan tinggi,” jelas Wahidin dengan nada bertanya.

Gubernur memberikan beberapa opsi agar kajian tersebut benar-benar dapat dikonsepkan dengan baik, dan dapat dijadikan kebijakan ke depan untuk CMBBS. Menurut Wahidin,pertama sekolah seperti ini memang harus memiliki metode pendekatan khusus yang terkonsep dengan baik, sehingga benar-benar dapat menciptakan anak-anak unggulan di Banten.

Kedua, jika dari sisi regulasi tidak memungkinkan bisa saja disamakan dengan sekolah negeri pada umumnya dan beroperasi seperti biasanya, atau ketiga jika tidak ada konsep yang jelas dari Dinas Pendidikan bisa saja ditutup.

“Kalau sudah ada kajiannya, selain kita tingkatkan fasilitasnya dan jika memang sekolah ini juga penghasil para tahfidz kan bisa mengembangkan ilmunya dengan magang di kampung Quran yang tengah di bangun pemerintah provinsi di kawasan Banten Lama. Jadi setiap program saling menunjang”, ungkap WH.

Selanjutnya dikatakan, Pemprov Banten juga punya program bea siswa dan dapat diprioritaskan bagi para siswa di CMBBS Pandegl,supaya dapat meneruskan sampai perguruan tinggi dan setelah lulus dapat kembali untuk memajukan daerahnya.
“Kembalikan pada tujuan semula dari pendirian sekolah ini, tetap prioritas bagi orang yang tidak mampu tapi pintar dan berbakat, Jika tidak ada konsep yang jelas, tutup saja,” tegas Gubernur.

Sebagai sekolah yang dibentuk dan dibiayai oleh Pemerintah Provinsi Banten, SMAN Cahaya Madani Banten (CMB Boarding School) atau CMBBS dituntut untuk menghasilkan lulusan-lulusan terbaik dan berkualitas tinggi.

Usai shalat berjamaah dengan para guru dan siswa. Gubernur terus memberikan instruksi kepada Kepala Dindikbud Banten Engkos Kosasih Samanhudi, Kabid SMA dan Kepala Sekolah SMAN CMBBS beserta jajarannya.

Gubernur mempertanyakan awal mula konsep pembentukan SMAN CMBBS, pembiayaan, fasilitas, hingga prestasi-prestasi yang telah diraih hingga saat ini.

Kepala Dindikbud Provinsi Banten Engkos Kosasih Samanhudi menjelaskan bahwa SMAN CMBBS merupakan sekolah milik Pemprov Banten yang ide pembentukan dan pembiayaannya ditanggung oleh pemerintah daerah.Keberadaannya diperuntukkan bagi masyarakat Banten yang kurang mampu, tapi memiliki prestasi dan kemampuan sebagai penghafal (tahfidz) al-qur’an.

Namun, sesuai Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014, posisi boarding school saat ini sama seperti sekolah negeri lainnya yang dibiayai pemerintah daerah dengan konsep boarding school. Untuk penganggaran, dalam setahun CMBBS dialokasikan sebesar kurang lebih Rp5.5 M dan tidak mendapatkan tambahan lagi dari BOSDA maupun BOSNAS.

“Anggaran tersebut untuk biaya operasional sekolah, honor guru, rekening bulanan seperti listrik, internet serta kegiatan kesiswaan, khususnya 14 ekstrakurikuler baik olah aga dan kesenian. Yang paling besar biayanya adalah untuk biaya makan 3 kali dalam sehari, dan masih dirasakan kurang anggarannya,” jelas Engkos.

Usai sidak di CMBBS, Gubernur meneruskan sidak di UPT Samsat Pandeglang.Yang menjadi perhatian Wahidin Halim lebih kepada penataan dan ruang penyimpanan arsip yang dirasa kurang besar.Selain itu, gubernur juga sempat berdialog dengan beberapa orang wajib pajak yang berada di ruang tunggu dan bertanya seputar pelayanan Samsat pandeglang. Untuk Samsat Pandeglang sendiri sudah menerapkan pelayanan jemput bola dan pemberitahuan langsung kepada masyarakat. (ps)

Check Also

Penuhi Persediaan Jelang Lebaran, PMI Kota Cilegon Ajak Warga “Sedekah” Darah

WONGBANTEN.ID,CILEGON- Untuk memenuhi  kebutuhan dan menjaga persediaan darah yang aman  menjelang Hari Raya Idul Fitri …

Pandeglang Raih WTP 5 Kali Berturut-turut, Irna :Ini Hasil Kerja Semua

WONGBANTEN.ID,SERANG- Bupati Pandeglang Irna Narulita menyatakan, opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *