Home / Pendidikan / Dishub Kota Cilegon Gelar Penyuluhan Keselamatan Lalu Lintas Bagi Pelajar
Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Cilegon Heri Suheri membuka penyuluhan bimbingan keselamatan lalu lintas bagi pelajar tingkat Kota Cilegon tahun 2019,di Hotel Cilegon City,Selasa (9/4).

Dishub Kota Cilegon Gelar Penyuluhan Keselamatan Lalu Lintas Bagi Pelajar

WONGBANTEN.ID,CILEGON -Kasus kecelakaan lalu lintas di wilayah Banten tahun 2018 tercatat sebanyak 1.452 kasus,atau naik 11 persen dari tahun 2017 yang mencatat 1.232 kasus.Korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas tahun 2018 sebanyak 597 orang,sebesar 60 persen korban dalam usia produktif atau usia 15-35 tahun.

Hal itu disampaikan Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Cilegon Heri Suheri dihadapan siswa SMA/SMK se-Kota Cilegon yang mengikuti penyuluhan bimbingan keselamatan lalu lintas bagi pelajar tingkat Kota Cilegon tahun 2019,di Hotel Cilegon City,Selasa (9/4).

Heri menyatakan,kegiatan penyuluhan bimbingan keselamatan lalu lintas bagi pelajar ini rutin digelar Dishub Kota Cilegon.

“Hasil kegiatan ini,para siswa yang mengikuti penyuluan dan bimbingan bagaimana berlalu lintas diharapkan selain menerapkan untuk dirinya juga bisa menularkan atau menginformasikan keaa keluarga dan kawan-kawnnya bagaimana berlalu lintas dengan tertib,”harapnya.

Sementara Kepala Seksi Keselamatan Lalu Lintas Dishub Kota Cilegon Agus Prayitno menjelaskan kegiatan ini tujuannya untuk meningkatkan kesadaran pelajar di Kota Cilegon untuk mematuhi peraturan lalu lintas,selain itu lanjut dia dengan pemahaman tertib berlalu lintas bisa mengurangi resiko kecelakaan akibat perilaku sebagai pengguna jalan.

“Hal lain yaitu untuk menanamkan dana membangun kesadaran generasi muda dan pelajar untuk berperilaku tertib berlalu lintas dan tanggung jawab untuk meningkatkan keselamatan,” tambah Agus.

Menurutnya, masih banyak pelajar yang kurang mematuhi rambu-rambu yang sudah di pasang oleh Dishub Kota Cilegon.

“Batas kecepatan dari kendaraan yang mereka kendarai melewati dari batas kecepatan yang ditentukan,itu yang menimbulkan kecelakaan.Selain itu kesadaran menggunakan helm masih rendah.Banyak pelajar maupun masyarakat yang tidak menggunakan helm,” jelas Agus.

Sementara di Jalan Lingkar Selatan masih banyak pelajar dan warga yang mengendarai sepeda motor melawan arus atau contraflow.

“Padahl di JLS sudah dipasang rambu putar balik arah atau U Turn,namun masih banyak yang melawan,”jelas dia.

Agus berharap,setelah mengikuti kegiatan ini tumbuh kesadaran para pelajar bagaimana berkendara dengan tertib dan mematuhi rambu lalu lintas.(pak)

Check Also

Harapan Wagub Banten:Target Saber Pungli, Pelayanan Publik dan Cegah Korupsi

WONGBANTEN.ID,SERANG– Guna memberikan pelayanan publik yang efektif dan efisien serta mencegah terjadinya tindak  korupsi di …

Cegah Penyebaran Covid-19,Polres Cilegon Terapkan Protokol Kesehatan

WONGBANTEN.ID,CILEGON– Kota Cilegon saat ini masuk kategori penyebaran virus corona  sedang atau zona oranye. Di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *