Home / Banten / Jelang Lebaran,Kementan Gelar Patroli Patuh Karantina di Pelabuhan Merak

Jelang Lebaran,Kementan Gelar Patroli Patuh Karantina di Pelabuhan Merak

WONGBANTEN.ID,CILEGON — Kementerian Pertanian melalui Badan Karantina Pertanian (Barantan) lakukan pengetatan pengawasan terhadap lalu lintas produk pertanian antar Pulau Jawa – Sumatera.

Hal ini seiring dengan meningkatnya intensitas lalulintas produk pertanian berupa hewan dan tumbuhan jelang hari raya Lebaran.

“Ada dua komoditas yang menjadi perhatian kami, yakni lalu lintas daging celeng dan burung. Ini yang kerap kali menjadi komoditas ilegal yang di lalu lintaskan di jalur Jawa-Sumatera,” kata Kepala Badan Karantina Pertanian, Kementerian Pertanian Ali Jamil saat melepas Operasi Patroli Patuh Karantina di Cilegon, Sabtu (25/5) dini hari.

Menurutnya, selain dua jenis target operasi tersebut, media pembawa jenis lainnya juga menjadi pengawasan Barantan.

Sesuai dengan amanah yang diemban Barantan yakni mencegah masuk dan tersebarnya Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK) dan Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) di seluruh wilayah Indonesia.

“Tugas yang menantang, mengingat bentuk dan luas wilayah kita. Perlu dukungan semua pihak termasuk masyarakat untuk bersama kami menjaga,” tambahnya.

Dalam patroli ini, Kepala Barantan melepas Tim Intelligence Collaboration (Intelect) yang terdiri dari petugas antar instansi. Tim ini akan melakukan pengawasan media pembawa karantina diatas kapal penumpang Merak – Bakauheni dan sebaliknya secara acak.

Sementara Kepala Karantina Pertanian Cilegon, Raden Nurcahyo menjelaskan, operasi patuh difokuskan di 7 titik lokasi meliputi wilayah dalam pelabuhan Merak masing-masing : dermaga 1, terminal eksekutif, dan terminal regular Pelabuhan Penyeberangan Merak, jalan raya di kantor Karantina Pertanian Cilegon, depan hotel Pesona Enasa Merak, Rest Area KM 68, dan KM 45.

Dalam operasi tersebut melibatkan jajaran Polda Banten, Polres Cilegon, Ditpolair Polda Banten, Kodim, Lanal Banten, Denpom, Polsek Pulomerak, KSKP, PJR, Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Banten, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Cilegon, Badan Ketahanan Pangan Provinsi Banten, BPTP Banten, Karantina Kesehatan Pelabuhan, Karantina Ikan, Denpomal, Bea Cukai Merak serta Imigrasi, tambah Raden.

Jamil mengapresiasi sinergisitas yang telah terjalin dan berharap ke depan terus diperkuat. Pelanggaran terhadap aturan Karantina yang tercantum dalam Undang-Undang No.16 Tahun 1992, dapat diberikan pembinaan sampai dengan pemidanaan. “Ini adalah perintah pak Menteri Pertanian untuk menjamin kesehatan dan keamanan produk pertanian. Terlebih jelang hari raya seperti saat ini, masyarakat harus dipastikan mendapatkan ketenangan dalam beribadah dan berhari raya,” tegas Jamil.(ps)

Check Also

Tenaga Perawat Harus Cerdas Pahami Karakteristik Virus Covid-19

WONGBANTEN.ID,JAKARTA-Tenaga perawat dan sumber daya masyarakat (SDM) kesehatan lainnya memiliki risiko 3 kali lipat lebih …

Wali Kota Cilegon:Penerbitan Dokumen Penduduk Non Permanen Bukti Pengakuan Pemkot Cilegon kepada Penduduk Pendatang

WONGBANTEN.ID,CILEGON-Wali Kota Cilegon  Helldy Agustian berharap, seluruh petugas kependudukan untuk mendata dengan baik seluruh warga …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *