Home / Banten / Pulihkan Ekonomi Warga Pascatsunami Selat Sunda,PMI Kota Cilegon Bangun Tempat Pengeringan Ikan Teri
Wakil Ketua PMI Kota Cilegon, Ir. Erwin Harahap, MBA. Foto:PMI Kota Cilegon

Pulihkan Ekonomi Warga Pascatsunami Selat Sunda,PMI Kota Cilegon Bangun Tempat Pengeringan Ikan Teri

WONGBANTEN.ID,PANDEGLANG-Guna mendukung pemulihan ekonomi warga pascatsunami Selat Sunda, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Cilegon membangun tempat perebusan ikan teri kering atau Sobong di Kampung Katapang, Desa Tunggaljaya, Kecamatan Sumur.Peletakan batu pertama pembangunan sobong itu dilaksanakan Selasa (30/7) dihadiri Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Pusat, Letjen TNI (Purn) Sumarsono, SH. Wakil Ketua PMI Kota Cilegon, Ir. Erwin Harahap, MBA beserta jajaran Pengurus PMI Kota Cilegon, Ketua Bidang PSD PMI Provinsi Banten, Wawan Mulyana, PMI Kabupaten/Kota Se-Banten, Delegasi IFRC,  staf ahli Bupati Pandeglang, H. Agus Sumardani, PT. Krakatau Posco, PT. Chandra Asri Petrochemical, BPBD Cilegon, Dinsos Cilegon serta perwakilan dari Kecamatan Sumur, tokoh masyarakat, Ketua MUI Kecamatan Sumur dan masyarakat Sumur.

Pembangunan Sobong yang diberi nama Sumur Bangkit Sinar Harapan (Sumbangsih) bukan sekedar tempat usaha yang hanya  memberikan penghasilan bagi warga, namun juga sebagai kekuatan untuk bangkit dari keterpurukan. Karena lokasinya dipesisir pantai, Sobong juga dapat sebagai sinyal kepada masyarakat sebagai tanda peringatan dini jika suatu saat terjadi sesuatu yang tidak diinginkan (bencana) selain itu Sobong juga dapat dijadikan pusat informasi dan tempat belajar baik tentang Kebencanaan, Kesehatan ataupun yang lainnya.

Para donatur pembangunan Sobong, bersiap meletakan batu pertama.
Foto:PMI Kota Cilegon

“Harapannya dengan dibangunnya Sobong Sumbangsih ini menjadi momentum untuk bangkitnya masyarakat Sumur  dari dampak bencana dan kedepannya Sobong ini dapat menjadi sumber kehidupan, sumber ilmu, sumber informasi kebencanaan bagi masyarakat karena Sobong akan kita integrasikan dengan posko Sibat yang dilengkapi sistem peringatan dini sehingga masyarakat sumur menjadi masyarakat yang tangguh bencana,”tutur Wakil Ketua PMI Kota Cilegon, Ir. Erwin Harahap.

Lebih lanjut Erwin menjelaskan, sejak terjadinya gelombang tsunami diwilayah pesisir selatan Banten pada tanggal 22 Desember 2018, PMI Cilegon telah melakukan respon. Baik dengan menggalang bantuan dari elemen masyarakat, ASN, organisasi maupun Industri di Kota Cilegon. Bahkan ada yg dari Cilegon dan luar Banten baik dalam bentuk logistik maupun uang tunai.

Selain penggalangan dana,  PMI Cilegon juga melakukan operasi Tanggap Darurat Bencana sejak tanggal 23 Desember 2018 yakni diwilayah Cinangka Kabupaten Serang, dan pada tanggal 25 Desember 2018 sampai 9 Januari 2019 di Kecamatan Sumur Kabupaten Pandeglang dengan berbagai pelayanan diantaranya, distribusi logistik, pelayanan kesehatan, Psikososial Support Program (PSP).

Erwin juga menjelaskan,  pada masa pemulihan PMI Kota Cilegon juga melakukan kegiatan pemulihan ekonomi dengan melatih masyarakat  terdampak tsunami yang tinggal di hunian sementara (Huntara) Tunggaljaya  dengan membekali keterampilan kerajinan tangan. Selain itu juga  membangun mushola di empat lokasi huntara, menggelar pPelatihan TDB berbasis masyarakat.(ps)

Check Also

Krakatau Steel Berikan Bantuan Sembako dan Beasiswa Prestasi Menjelang HUT Ke-51

WONGBANTEN.ID, CILEGON. Menjelang Hari Ulang Tahun Ke-51 PT Krakatau Steel (Persero) Tbk pada Senin (9/8) …

520 Masyarakat Maritim Menerima Vaksin Covid-19

WONGBANTEN.ID, CILEGON. Upaya pencegahan penyebaran Covid-19 terus digalakkan oleh pemerintah, salahsatunya dengan melakukan serbuan vaksinasi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *