Home / Lingkungan / 100 Penerima Kalpataru Bekerja Bersama Melindungi dan Melestarikan Lingkungan Hidup
bersama 100 penerima penghargaan Kalpataru dari seluruh Indonesia hadir dalam Sarasehan Penerima Kalpataru yang digelar Yayasan Kebun Raya Indonesia (YKRI) di Hotel JS Luwansa Jl Rasuna Said, Jakarta, minggu kemarin. Rekonvasi Bhumi, lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Banten yang meraih Kalpataru bidang Penyelamat Lingkungan pada 2010 lalu. Foto:rizal-wongbanten.id

100 Penerima Kalpataru Bekerja Bersama Melindungi dan Melestarikan Lingkungan Hidup

WONGBANTEN.ID,JAKARTA – Rekonvasi Bhumi,bersama  100 penerima penghargaan Kalpataru dari seluruh Indonesia hadir dalam Sarasehan Penerima Kalpataru yang digelar Yayasan Kebun Raya Indonesia (YKRI) di Hotel JS Luwansa Jl Rasuna Said, Jakarta, minggu kemarin. Rekonvasi Bhumi, merupakan salah satu lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Banten yang meraih Kalpataru bidang Penyelamat Lingkungan pada 2010 lalu.

Kalpataru adalah penghargaan yang diberikan kepada perorangan atau kelompok atas jasanya dalam melestarikan lingkungan hidup di Indonesia

Tahun Ini untuk kedua kalinya, LSM Rekonvasi Bhumi diundang yayasan yang diketuai Megawati Soekarno Putri tersebut. Pada tahun 2018, sarasehan dilaksanakan di Kota Surabaya dengan menghasilkan beberapa rekomendasi.

“Sarasehan tahun ini merupakan kelanjutan sarasehan di Surabaya serta pertemuan beberapa perwakilan di Cikini beberapa waktu lalu,” ungkap Wakil Ketua YKRI, Alexander Sonny Keraf dalam sambutannya saat membuka acara.

Tujuan kegiatan ini, kata Sony, untuk menindaklanjuti, mengkritisi kembali dan merumuskan peningkatan kapasitas bagi peraih Kalpataru dan lingkungan terdekatnya sehingga mampu meningkatkan kolaborasi bersama pemerintah dan pihak lain.

“Dengan kegiatan ini kami harap penerima Kalpataru mampu mendorong peningkatan kegiatan bagi perlindungan dan pelestarian lingkungan hidup,” ujarnya.

Direktur Pendidikan dan Promosi Lingkungan, Rizal Fauzi, yang mewakili Rekonvasi Bhumi dalam sarasehan tersebut menyambut baik kegiatan tersebut. Sebagai tindaklanjut sarasehan tahun sebelumnya, kegiatan ini harus membuat sebuah kesepakatan baik pendampingan maupun dukungan dana dari YKRI sebagai penggagas acara.

“Tadi kita sudah dikelompokan menjadi tiga kelompok. Dalam diskusi kelompok, Rekonvasi Bhumi merupakan salah satu lembaga penerima Kalpataru yang masuk pada kelompok mandiri,” ujarnya.

Dari hasil diskusi tersebut kelompok mandiri diminta untuk menyiapkan aspek legalitas selama tiga bulan kedepan dan menyiapkan proposal kegiatan selama tiga tahun kedepan. “Nanti YRKI yang akan mencarikan lembaga donor dan melakukan pendampingan terhadap kegiatan yang dilakukan oleh YRKI,” tandasnya.(rzl)

Check Also

FKDC dan Kelompok Tani Kabupaten Pandeglang Lakukan Penandatanganan Naskah Perjanjian Pembayaran Jasa Lingkungan DAS Cidanau

Sejak ditetapkannya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor  37 tahun 2012 tentang pengelolaan daerah aliran sungai (DAS) …

Pidato Pertama Helldy Agustian:Pemkot Cilegon Melayani,Bukan Dilayani

WONGBANTEN.ID,CILEGON-Helldy Agustian dan Sanuji Pentamarta, sah dilantik  sebagai Wali Kota  dan Wakil Wali Kota Cilegon …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *