Home / Banten / KSKP Merak dan Karantina Pertanian Cilegon, Gagalkan Upaya Penyeludupan Ratusan Burung Dilindungi
Burung betet hijau yang akan diseludupkan dari Pekanbaru ke Solo.Namun upaya penyeludupan ratusan burung dilindungi itu berhasil digagalkan petugas gabungan KSKP Merak dan Karantina Pertanian Cilegon. Foto:Karantina Pertanian Cilegon

KSKP Merak dan Karantina Pertanian Cilegon, Gagalkan Upaya Penyeludupan Ratusan Burung Dilindungi

WONGBANTEN.ID,CILEGON-Upaya penyeludupan ratusan burung yang dilindungi dari Pekanbaru yang akan dikirim ke wilayah Solo,Jawa Tengah digagalkan petugas gabungan Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Merak dan Karantina Pertanian Cilegon, di Pelabuhan Penyeberangan Merak, Selasa malam.Selain mengamankan ratusan burung, petugas juga menyita puluhan jerigen berisi cairan madu hutan tanpa dilengkapi sertifikat kesehatan dari karantina.

Kepala Karantina Pertanian Cilegon Raden Nurcahyo menjelaskan,jumlah  burung dilindungi yang akan diseludupkan sebanyak 384 ekor terdiri dari burung jenis ciblek, cucak ijo, betet hijau, cucak ranting, dan burung konin.

Burung-burung tersebut lanjut Raden, merupakan satwa yang dilindungi sesuai dengan Permen LHK RI Nomor P.92/MENLHK/SETJEN/KUM.1/8/2018 tentang perubahan atas Permen LHK Nomor P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa Yang Dilindungi.

“Semua burung tidak dilengkapi dengan dokumen kesehatan dari Kantor Karantina Bakauheni, begitu juga dengan madu hutan yang kita sita sama tidak dilengkapai sertifikat pemeriksaan apakah sudah dipastikan kelayakannya untuk  dikonsumsi,”jelas dia,Rabu (21/8)

Pengungkapan upaya penyeludupan ratusan burung dilindungi itu berawal dari informasi masyarakat. Petugas Karantina Pertanian dan KSKP Merak yang tergabung dalam gugus tugas Intellegence Collaboration (Intellect) langsung melakukan operasi terhadap semua kendaraan asal Pulau Sumatera yang turun di Pelabuhan Penyeberangan Merak, Selasa malam.

Sebuah bus penumpang dengan nomor kendaraan no AA 1491 DA dari Pekanbaru tujuan Solo yang baru turun darikapal fery, langsung diperiksa oleh petugas gabungan.Di ruang bagasi petugas menemukan keranjang plastik berjejer yang ternyata berisi ratusan burung. Selain itu ditemukan juga jerigen berisi madu.

Bus penumpang dengan nomor kendaraan no AA 1491 DA dari Pekanbaru tujuan Solo yang membawa ratusan burung dilindungi.
FotoKarantina Pertanian Cilegon

“Sampai saat ini, sopir masih diperiksa oleh Tim Kewasdakan Karantina untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Asas praduga tak bersalah menjadi pedoman dalam pemeriksaan terhadap sopir,” kata Raden Nurcahyo.

Ditambahkannya, perbuatan tersebut  melanggar Pasal 31 ayat (2) Jo. Pasal 6 huruf (a) dan huruf (c) Undang Undang RI Nomor 16 Tahun 1992 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan.(ps)

Check Also

Waspadai Penyeludupan Narkotika di Tengah Arus Mudik, BNNK Cilegon Gelar Operasi P4GN

WONGBANTEN.ID,CILEGON-Antisipasi  para pelaku penyeludup narkotika dari Sumatera ke Jawa maupun sebaliknya yang  memanfaatkan situasi arus …

Kisah Perjuangan Handayani, Guru Tunadaksa asal Temuputih

WONGBANTEN.ID,CILEGON-Lahir dari keluarga tidak mampu dengan keterbatasan fisik dan motorik yang dimilikinya, tak menjadikan gadis …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *