Home / Politik / Pembagian Masker,Potensi Pelanggaran Jenis Baru pada Pilkada 2020
Ilustrasi-net

Pembagian Masker,Potensi Pelanggaran Jenis Baru pada Pilkada 2020

WONGBANTEN.ID,JAKARTA-Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Mochammad Afifuddin,  mengingatkan adanya potensi pelanggaran jenis baru dalam ajang Pilkada 2020 pada masa pandemi Covid-19. Salah satunya potensi tersebut terkait pembagian masker oleh tim sukses di sekitar tempat pemungutan suara (TPS), apalagi penutup hidung dan mulut itu  berlogo paslon kepala daerah.

“Bisa saja diselipkan uang (politik uang), ini kerawanan (jenis) baru yang tercipta. Hal Ini bisa saja terjadi dan tidak pernah terjadi sebelumnya,” jelas M. Afifuddin di Kantor Bawaslu Jakarta, Jumat (19/6/2020).

Dikutip wongbanten.id dari laman https://www.bawaslu.go.id/, pria yang akrab disapa Afif itu menambahkan, beberapa catatan dari segi pengawasan yang mungkin menjadi tantangan di masa depan diantaranya seperti pemilih yang tidak mau datang ke TPS karena takut tertular covid.

“Itu mungkin saja terjadi. Ini harus kita antisipasi,” sebut mantan Koordinator Nasional JPPR itu.

Selain itu, lanjut Afif, dalam ranah tahapan kampanye, baik penyelenggara, peserta, maupun pemilih harus banyak beradaptasi.Protokol kesehatan jelas melarang untuk melakukan kampanye pertemuan yang menghadirkan banyak orang. Maka hampir pasti pertemuan yang sifatnya sangat massif butuh prasyarat, bahkan mungkin bisa jadi tidak dilakukan.

“Ini menjadi perhatian kita semua. Intinya masalah ini adalah masalah kita bersama. Tidak mungkin hanya beban penyelanggara dan juga peserta pemilu saja”, tandas lelaki asal Jawa Timur itu.

Afif menekankan, pada intinya adaptasi dalam masa darurat Covid-19 harus dipahami oleh semua pihak. Sosialisasi harus lebih diperbanyak melalui konten di media sosial agar pemilih juga bersemangat datang untuk memilih.

“Bagaimanapun ini menjadi penting karena situasinya tidak mungkin dilakukan lewat pertemuan fisik”, tambahnya.

Saat ini, kata Afif, semua draf Peraturan Bawaslu (Perbawaslu) sudah disiapkan sebagai pedoman untuk melakukan pengawasan yang akan mengiringi Peraturan KPU (PKPU). “Dalam konteks situasi saat ini pilihannya tidak ada kata lain kecuali kita harus bersiap beradaptasi”, pungkasnya.(ps)

Check Also

Krakatau Steel Berikan Bantuan Sembako dan Beasiswa Prestasi Menjelang HUT Ke-51

WONGBANTEN.ID, CILEGON. Menjelang Hari Ulang Tahun Ke-51 PT Krakatau Steel (Persero) Tbk pada Senin (9/8) …

520 Masyarakat Maritim Menerima Vaksin Covid-19

WONGBANTEN.ID, CILEGON. Upaya pencegahan penyebaran Covid-19 terus digalakkan oleh pemerintah, salahsatunya dengan melakukan serbuan vaksinasi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *