Home / Politik / 2 Bapaslon Wali Kota-Wawalikota Jalur Independen Gagal Melaju ke Pilkada Cilegon
Tumpukan berkas syarat dukungan perbaikan bakal calon (balon) perseorangan pada Pilkada 2020 yang akan diperiksa KPU Kota Cilegon. Foto:poesaputra-wongbanten.id

2 Bapaslon Wali Kota-Wawalikota Jalur Independen Gagal Melaju ke Pilkada Cilegon

WONGBANTEN.ID,CILEGON-Dua  bakal pasangan calon (Bapaslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon dari jalur perseorangan atau independen yakni, Malim Hander Joni- Hawasi Syabrawi (Joni-Hawasi) dan Lukman Harun-Nasir (Lukman-Nasir), gagal maju untuk mengikuti Pilkada 2020, setelah  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cilegon, Senin (27/7/2020) malam menolak  berkas syarat dukungan  perbaikan bakal calon (balon) perseorangan pada Pilkada 2020.

KPU Kota Cilegon menyatakan, berkas dukungan kedua bapaslon  itu dianggap tidak memenuhi syarat sebagimana diatur dalam Petunjuk Teknis (Juknis) 82 tentang Penyerahan Pencalonan.

Pantauan wongbanten.id  Senin malam,sekitar pukul 23.20 WIB Liaison Officer (LO)   dan rombongan  pendukung pasangan Joni-Hawasi datang ke kantor KPU Kota Cilegon.Berkas dukungan perbaikan bapaslon yang mempunyai tagline “Cilegon Keren” itu dimuat di mobil bak terbuka A 8070 R.

Tak lama berselang, sekitar pukul 23.30 WIB tim LO dan pendukung bapaslon Lukman Harun-Nasir juga menyerahkan berkas perbaikan dukungan.

Dari hasil pemeriksaan dan verifikasi Komisioner KPU Kota Cilegon terhadap berkas Joni – Hawasi, secara syarat minimal dukungan perbaikan yang dimasukan dalam sistem aplikasi pencalonan (Silon) telah melebihi dari syarat minimal dukungan perbaikan yaitu 35.498 dari kekurangan sebanyak 35.324 dukungan.

Namun, ketika memeriksa  berkas B.1.1 KWK atau susunan daftar nama pendukung tidak lengkap dan memenuhi syarat sebaran dukungan minimal lima kecamatan, KPU Kota Cilegon menolak berkas perbaikan dukungan milik Joni – Hawasi.

Sementara, saat melakukan verifikasi terhadap bapaslon perseorangan Lukman – Nasir, KPU Kota Cilegon menemukan jika yang bersangkutan belum melakukan submit sesuai limitasi waktu yang ditetapkan batas akhir submit Silon  yakni Senin (27/7) pukul 24.00. Malah melebihi limit hingga 40 menit.

Bahkan, posisi dukungan dalam aplikasi Silon hanya sebanyak 21.768 atau kurang dari batas syarat minimal perbaikan sebanyak 31.527 sesuai dengan berita acara BA7 KWK, serta dokumen B.1 KWK belum dilakukan print out, sehingga KPU Kota Cilegon juga menolak berkas perbaikan dukungan tersebut.

Penjelasan KPU Kota Cilegon

Kepada wartawan, Selasa(28/7/2020) dini hari, Ketua KPU Kota Cilegon Irfan Alfi menjelaskan, untuk pasangan bapaslon Joni-Hawasi, setelah verifikasi ternyata  ada ketidaklengkapan.

“Pertama, beberapa dokumen B.1.1 KWK tidak lengkap, hanya terpenuhi 3 kelurahan dan ada catatan lainnya,” kata Irfan.

Sementara untuk bapaslon Lukman-Nasir, Irfan mengungkapkan dari persyaratan jumlah 31 ribu lebih dukungan yang harus dikumpulkan, pasangan tersebut  hanya mengumpulkan 21 ribu.Kurang   sekitar 10 ribu dukungan.

“Selain itu, yang bersangkutan hingga  limit waktu yang telah ditentukan belum melakukan submit, dan posisi (dukungan) di silonnya belum memenuhi.Dan tentunya dokumen B.1 KWK belum dilakukan print out,” jelas Irfan.

Irfan Alfi juga menegaskan, ditolaknya  berkas syarat dukungan  perbaikan kedua bapaslon tersebut secara otomatis keduanya gugur dalam pencalonan.

Penyerahan berkas syarat dukungan  perbaikan bakal calon (balon) perseorangan pada Pilkada 2020. dihadiri anggota KPU Provinsi Banten Eka Satya Laksmana, Ketua Bawaslu Kota  Cilegon Siswandi, sejumlah Komisioner KPU Cilegon. Meski mendapat penjagaan ketat dari pihak kepolisian, acara berlangsung dengan tertib.(ps)

Check Also

Sindikat Pembuat Madu Palsu Baduy Rusak Komunitas Adat Kanekes

WONGBANTEN.ID, SERANG-Pengungkapan praktik produksi dan pengedaran madu Baduy palsu oleh Ditreskrimsus Polda Banten diapresiasi pemerhati …

CV Yatim Berkah Makmur Mampu Produksi Madu Baduy Palsu 1 Ton Per Hari

WONGBANTEN.ID,SERANG- CV. Yatim Berkah Makmur , pabrik pembuat madu Baduy palsu di kawasan Joglo Kembangan, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *