Home / Banten / Jenazah Pasangan yang Tewas Setengah Telanjang di Pelabuhan Merak Belum Diambil Keluarga
Sepasang pria dan wanita ditemukan tewas dalam keadaaan setengah telanjang di dalam mobil minibus BG 1795 J di areal dermaga III pelabuhan penyeberangan Merak, Minggu (26/7/2020). Foto:ist

Jenazah Pasangan yang Tewas Setengah Telanjang di Pelabuhan Merak Belum Diambil Keluarga

WONGBANTEN.ID,CILEGON-Jenazah sepasang pria dan wanita yang ditemukan tewas dalam keadaaan setengah telanjang di dalam mobil minibus  BG 1795 J di areal dermaga III pelabuhan penyeberangan Merak, Minggu (26/7) kemarin, sampai saat ini masih disemayamkan di RS Drajat Prawiranegara, Serang.

Menurut Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi, dari hasil otopsi yang dilakukan tim dokter forensik penyebab kematian keduanya akibat keracunan gas karbon monoksida.

“Saat ini kedua jenazah masih berada di rumah sakit, belum ada pihak keluarga yang datang untuk membawa pulang jenazahnya. Tapi, pihak Polres Cilegon telah menghubungi pihak keluarga kedua korban,” jelas Edi, Selasa (28/7/2020).

Jenazah pria berinisal S (54) dan jenazah wanita berinisial RW (33), ternyata keduanya diketahui beralamat sama yaitu di Ogan Kemiring Ilir, Palembang.

Baca:Setengah Telanjang, Sepasang Pria dan Wanita Tewas Berpegangan Tangan Dalam Mobil di Dermaga III Pelabuhan Merak

Awalnya, kronologis penemuan sepasang pria dan wanita yang ditemukan tewas dalam keadaaan setengah telanjang di dalam mobil minibus  BG 1795 J di areal dermaga III pelabuhan penyeberangan Merak simpang siur.

Dari keterangan salah seorang pegawai  PT Putra Master Sarana Penyeberangan (PMSP), operator Kapal Motor Penumpang (KMP) Nusa Putera, peristiwa itu berawal saat kapal feri yang berangkat dari Pelabuhan Bakauheni,Lampung melakukan  bongkar muatan di dermaga III Pelabuhan Merak sekitar pukul 20.00 WIB.

“Nah, petugas di kapal melihat ada mobil minibus di dek atas, dengan mesin menyala belum keluar kapal,” jelasnya.

Dijelaskan dia, dari informasi anak buah kapal yang dia terima, ternyata  mobil itu berisi tujuh orang penumpang. Saat perjalanan, lima penumpang lainnya keluar dari kendaraannya dan masuk ke kabin kapal.

“Saat mereka kembali ke mobil, mereka melihat si supir dan seorang wanita setengah telanjang, tergeletak di bangku baris kedua. Pada saat itu kondisinya tidak diketahui apakah sudah meninggal atau pingsan,” terangnya.

Para penumpang tersebut kemudian melaporkan ke petugas di kapal.Selanjutnya mobil minibus tersebut oleh Mualim I KMP Nusa Putera dikemudikan ke dermaga III, sementara penumpang yang lain turun melalui jalur penumpang pejalan kaki.

Petugas kapal feri kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Merak.

Abaikan Instruksi Dirjen Hubla?

Untuk peningkatan kewaspadaan terhadap keselamatan kapal  dan penumpang, Direktur Jenderal Perhubungan Laut menginstruksikan kepada para Kepala Kantor Syahbandar, Kepala Kantor Administrator Pelabuhan dan Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) di seluruh Indonesia untuk melaksanakan pengawasan terhadap kapal-kapal penumpang dan Ro-Ro. Instruksi Dirjen Hubla tersebut  disampaikan melalui Telegram Dirjen Hubla Nomor. 21/PHBL-11 tanggal 31 Januari 2011.

KMP Nusa Putera
Foto:net

Isi Instruksi Dirjen Hubla tersebut disampaikan melalui Telegram Dirjen Hubla Nomor 21/PHBL-11 diantaranya berbunyi  selain nahkoda dan awak kapal, semua penumpang kapal harus berada diruang penumpang dan tidak boleh berada di car deck termasuk pengemudi, penumpang pribadi, sopir bus, kernet bus, dan penumpangnya harus berada di ruang penumpang.

Pihak operator KMP Nusa Putera mengaku sudah menerapkan instruksi Dirjen Hubla dengan melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan baik di dek bawah maupun di dek atas.

“Tetapi kan tidak tiap menit kami lakukan pemeriksaan, karena kapalnya besar dan luas,” akunya.

Dia menyampaikan, pascaperistiwa tersebut penyidik dari kepolisian sudah melakukan pemeriksaan di atas kapal, namun di lokasi kejadian polisi tidak memasang  police line atau garis polisi. Kapal pun beroperasi seperti biasa.(ps)

 

Check Also

Selawat Kemenangan Cilegon Tak Boleh Henti Iringi Deklarasi Pasangan Ati-Sokhidin

WONGBANTEN.ID,CILEGON- Jelang deklarasi pasangan Ratu Ati Marliati-Sokhidin, bakal calon wali kota dan wakil wali kota …

Ati-Sokhidin Paslon Pertama dari Parpol yang Deklarasi di Pilkada Cilegon 2020

WONGBANTEN.ID,CILEGON-Jika tak ada aral melintang, koalisi empat partai politik  akan mendeklarasikan pasangan Ratu Ati Marliati-Sokhidin …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *