Home / Politik / Banyak Paslon di Pilkada 2020 Kota Cilegon Berpotensi Timbulkan Konflik
Suasana Focus Group Discussion (FGD) Pengkajian Potensi Konflik Pilkada Serentak 2020 di aula Mapolres Cilegon, Rabu (5/8/2020). Foto:poesaputra-wongbanten

Banyak Paslon di Pilkada 2020 Kota Cilegon Berpotensi Timbulkan Konflik

WONGBANTEN.ID,CILEGON-Banyaknya bakal pasangan calon wali kota dan wakil wali kota yang akan bertarung pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 Kota Cilegon, cenderung berpotensi  menimbulkan konflik pemilihan kepala daerah.

Hal tersebut disampaikan Ketua Tim Focus Group Discussion (FGD) Pengkajian Potensi Konflik Pilkada serentak 2020 Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam) Mabes Polri,  Kombes Pol Wisnu Handoko usai diskusi di Mapolres Cilegon, Rabu (5/8/2020).

Dijelaskan Wisnu, jelang Pilkada 2020  Kepala Baintelkam Mabes Polri telah membentuk beberapa tim untuk melakukan penelitian dan pengkajian mengenai potensi konflik dan kerawanan  jelang Pilkada 2020.

“Kebetulan kami mendapat tugas di Provinsi Banten, tentunya potensi kerawanan yang muncul di Banten ini sesuai dengan  kerawanan potensi pilkada di sini.Berdasarkan hal tersebut, kami menggelar FGD di Mapolres Cilegon dengan peserta diskusi dari KPU,Bawaslu, unsur parpol, MUI, FKUB,Kesbang Linmas serta  elememen masyarakat lainnya,” ujar Wisnu.

Baintelkam sendiri, lanjut perwira menengah itu telah memetakan indek potensi kerawanan  Pilkada 2020 dari bulan  Maret-Juni.Terdapat 5 dimensi indek potensi kerawanan pilkada, 17 variabel, dan 118 indikator.

“5 dimensi yang dimaksud itu terdiri dari, dimensi penyelenggara,  peserta pilkada, partisipasi masyarakat, potensi gangguan kamtibmas dan ambang gangguan,” jelasnya.

Dari 5 dimensi itulah tambah dia nantinya akan diukur sesuai dengan beberapa variabel dan indikator.Baintelkam Mabes Polri sendiri telah memetakan hal tersebut di seluruh Indonesia.

Khusus di wilayah Provinsi Banten, ternyata dari 5 dimensi indek potensi kerawanan pilkada , ada potensi yang memang cenderung akan menimbulkan konflik.

“Dan itu ada di Kota Cilegon yaitu dengan banyaknya calon peserta pilkada.Ini akan  menjadi konflik terkait dengan masalah diantaranya  sengketa pilkada dan sebagianya. Dalam diskusi tadi, prediksi kami (Baintelkam-red) dan peserta FGD sama,” papar Wisnu.

Rekomendasi

Wahyu mengungkapkan, dalam diskusi yang digelar di ruang rapat Mapolres Cilegon, pihaknya banyak menerima berbagai informasi mengenai potensi konflik di wilayah Cilegon dari peserta diskusi.Informasi maupun berbagai masukan tersebut menjadi  tolok ukur untuk dikaji.

Hasil kajian tersebut  menjadi rekomendasi untuk satuan wilayah  dalam mengantisipasi ancaman gangguan potensi kerawanan konflik dan pengamanan pilkada.(ps)

Check Also

Perwal PSBB Mandul Belasan Tempat Hiburan di Cilegon Tetap Buka

WONGBANTEN.ID,CILEGON-Wali Kota Cilegon Edi Ariadi menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 43 tentang pembatasan kegiatan …

Wali Kota Cilegon:Masyarakat Harus Disiplin Jalankan Protokol Kesehatan

WONGBANTEN.ID,CILEGON-Kudu nganggo masker, ngumbah tangan lan sabun, kalawan jaga jarak, ngejage dipuni napik ketularan virus …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *