Home / Nusantara / Lansia dan Balita Kelompok Rentan Terpajan Covid-19
Kemenkes RI membagikan 1.431 masker kepada balita beserta pengasuhnya dan lansia beserta pendampingnya pada Minggu (30/8) di Panti Sosial Asuhan Anak Balita Tunas Bangsa serta Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia, Cipayung, Jakarta Timur. Foto:ist

Lansia dan Balita Kelompok Rentan Terpajan Covid-19

WONGBANTEN.ID,JAKARTA-Kalangan lanjut usia (lansia) dan anak-anak  usia dibawah lima tahun (balita) merupakan kelompok rentan terpajan Covid-19. Berdasarkan data,  hingga  b ulan Agustus kelompok usia balita terkonfirmasi positif  corona virus  sebesar 2,3% dan meninggal 0,9%.Untuk itu sangat penting mencegah penularan pada kelompok usia balita, selain mencegah risiko kematian pada bayi dan anak balita juga mencegah risiko penularan kepada pengasuh atau orang disekitarnya.

Sementara pada lansia, dengan daya tahan tubuh yang semakin lemah dan adanya penyakit penyerta (komorbid) menyebabkan akan semakin meningkatkan risiko para lansia terkena COVID-19, memperparah gejala bahkan dapat meningkatkan risiko kematian.

Hal itu disampaikan  Direktur Kesehatan Keluarga Kementerian Kesehatan RI Erna Mulatia saat membagikan 1.431 masker kepada balita beserta pengasuhnya dan lansia beserta pendampingnya,   Minggu (30/8/2020) di Panti Sosial Asuhan Anak Balita Tunas Bangsa serta Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia, Cipayung, Jakarta Timur.

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian  Kampanye Nasional Disiplin Pakai Masker yang bertujuan meningkatkan kedisiplinan masyarakat memakai masker dalam berbagai aktivitas.

“Kami hadir di sini untuk mendukung dan menyebarkan pesan-pesan kesehatan kepada kita semua. Harapan kami, disiplin pakai masker ini terus dilakukan dengan penuh kesadaran,” kata Erna sseperti dikutip wongbanten.id  dari laman sehatnegeriku.kemkes.go.id

Sebagai upaya pencegahan dan perlindungan, Kemenkes mendorong pengurus panti balita dan lansia untuk selalu mengedepankan protokol kesehatan. Tak hanya kewajiban, namun kebiasaan memakai masker, cuci tangan pakai sabun dan menjaga jarak harus menjadi nilai-nilai yang terinternalisasi dalam kehidupan sehari-hari.

“Dengan disiplin pakai masker dan menerapkan protokol kesehatan, kita saling melindungi satu dengan lainnya, karena kita tidak tahu siapakah di antara kita yang sudah tertular virus,” tutur Erna.

Selain membagikan masker, Kemenkes turut menyerahkan Bahan Pangan Tambahan (BPT) kepada pengelola panti lansia sebanyak 100 paket, panti balita 50 paket serta membagikan makanan siap santap kepada semua warga panti.

Erna menekankan bahwa di tengah situasi pandemi sekarang ini. Pihaknya berpesan agar selalu meningkatkan daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makann bergizi seimbang, banyak melakukan aktivitas yang bermanfaat bagi perkembangan anak, istirahat cukup, dan kelola stress. (ps)

Check Also

Sindikat Pembuat Madu Palsu Baduy Rusak Komunitas Adat Kanekes

WONGBANTEN.ID, SERANG-Pengungkapan praktik produksi dan pengedaran madu Baduy palsu oleh Ditreskrimsus Polda Banten diapresiasi pemerhati …

CV Yatim Berkah Makmur Mampu Produksi Madu Baduy Palsu 1 Ton Per Hari

WONGBANTEN.ID,SERANG- CV. Yatim Berkah Makmur , pabrik pembuat madu Baduy palsu di kawasan Joglo Kembangan, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *