Home / Banten / Sukseskan 1000 Desa Gratieks, Karantina Cilegon Tetapkan 29 Desa dan 3 Komoditas Ekspor
Rapat bersama dalam program 1.000 desa gratieks Banten. Foto:BKP Cilegon

Sukseskan 1000 Desa Gratieks, Karantina Cilegon Tetapkan 29 Desa dan 3 Komoditas Ekspor

WONGBANTEN.ID,CILEGON-  Kementerian Pertanian melalui Badan Karantina Pertanian di Karantina Pertanian Cilegon memantapkan langkah untuk mensukseskan program Gerakan Tiga Kali Ekspor Pertanian (gratieks). Konsep gratieks dilaksanakan mulai dari tempat produksi dan budidaya, kemudian hilirisasi yang akan dicapai dengan program 1.000 desa gratieks.

Kepala Karantina Pertanian Cilegon, Arum Kusnila Dewi menetapkan 29 desa gratieks di tiga kabupaten Provinsi Banten. Dengan mengusung tiga komoditas yaitu buah manggis, daun talas beneng dan melon emas yang merupakan komoditas unggulan ekspor.

“Ketiga jenis komoditas tersebut merupakan unggulan lokal yang sangat laku dipasar internasional, untuk itu kita dorong dan fasilitasi agar secepatnya Banten mampu mewujudkan hal tersebut,” ujar Arum saat acara rapat bersama dalam program 1.000 desa gratieks Banten di hotel Le Dian Serang Banten, Rabu  kemarin.

Khusus untuk komoditas buah manggis, Arum menjelaskan Banten telah mempunyai rumah pengemasan/packing  yang telah diregristasi oleh Badan Karantina dan pihak otoritas Cina.

“Tinggal menunggu hasil dari Hazard Analis Critical Control Point (HACCP) saja,” jelas dia.

Sementara untuk ekspor daun talas beneng dalam bentuk rajangan kering dapat segera diekspor dan disertifikasi kesehatannya oleh karantina, namun demikian negara pengimpor yaitu Autralia dan Belanda mempunyai standar minimal dalam sekali pengiriman yaitu sebanyak 5 kontainer atau berkisar 40 ton.

“Sedangkan untuk melon emas, bisa dikirim saat ini juga, pengiriman dibawah satu ton melalui bandara udara Soekarno – Hatta. Tinggal kami periksa kesehatan dan standar mutunya,” tambah Arum.

Selaras dengan Arum, Kepala Dinas Provinsi Banten Agus Tauchid menyatakan apresiasi kepada Karantina Pertanian yang telah konsisten untuk mendukung peningkatan kesejahteraan petani Banten melalui program 1.000 desa gratieks.

Agus mengatakan bahwa potensi ekspor komoditas pertanian di Banten banyak, diantaranya adalah manggis, daun talas beneng, emping melinjo dan lainnya.

Untuk mewujutkan hal tersebut, tentunya dibutuhkan kerjasama yang kuat dan solid, baik antar instansi yang berkaitan maupun dengan para pelaku usaha dan kelompok tani. Menjelang akhir acara dilakukan penandatangan kesepakatan untuk mendukung program 1000 desa gratieks Kementerian Pertanian.

Acara  tersebut dihadiri oleh, Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Banten, Kepala Dinas Provinsi Banten, Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang, Dinas Pertanian dan Kelautan Kota Cilegon, Dinas Pertanian Kabupaten Serang, Polres Cilegon, Kodim Cilegon dan Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Merak.

Kegiatan ini merupakan aksi nyata dalam mendukung terwujudnya program gratieks dengan menjalin kerjasama dengan pihak terkait dan fasilitasi layanan karantina terhadap ekspor komoditas pertanian.(ps)

Check Also

Perwal PSBB Mandul Belasan Tempat Hiburan di Cilegon Tetap Buka

WONGBANTEN.ID,CILEGON-Wali Kota Cilegon Edi Ariadi menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 43 tentang pembatasan kegiatan …

Wali Kota Cilegon:Masyarakat Harus Disiplin Jalankan Protokol Kesehatan

WONGBANTEN.ID,CILEGON-Kudu nganggo masker, ngumbah tangan lan sabun, kalawan jaga jarak, ngejage dipuni napik ketularan virus …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *