Home / Banten / Warga Serang yang Tak Peduli Pakai Masker Kebanyakan Pemotor
Operasi Yustisi Covid-19 penegakan protokol kesehatan oleh Polsek Cinangka, Koramil 2305 Cinangka dan petugas Kecamatan Cinangka, Jumat kemarin. Foto:poesaputra-wongbanten.id

Warga Serang yang Tak Peduli Pakai Masker Kebanyakan Pemotor

WONGBANTEN.ID,SERANG-Kesadaran masyarakat di wilayah Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang menggunakan masker saat pandemi Covid-19 masih rendah. Ini terlihat saat digelar Operasi Yustisi Covid-19 penegakan protokol kesehatan oleh Polsek Cinangka, Koramil 2305 Cinangka dan petugas Kecamatan Cinangka, Jumat kemarin’

Dari pantauan wongbanten.id di lokasi, kebanyakan warga yang terjaring operasi adalah para pemotor.Dalih mereka pun seragam ketika ditanya petugas alasan mereka tidak memakai masker saat beraktivitas di luar rumah yaitu lupa.

Poho pak, maskerna teu kacandak,(lupa pak, maskernya tidak dibawa-red),” ujar salah seorang pemuda yang tidak mengenakan,masker.

Alasan lain warga, mereka tidak perlu memakai masker sebab  tempat yang akan ditujunya dekat dari rumahnya. Seorang nelayan yang membonceng istrinya ngotot kepada petugas alasan dirinya tak bermasker.

Aduh pak, kami buru-buru rek nganteur lauk dagangan, di laut mah euweuh covid deui (Aduh pak, saya buru-buru mau antar ikan yang akan didagangkan, di laut ngak ada covid,” tegasnya.

Kapolsek Cinangka AKP Deden Komarudin menjelaskan, sejak dimulainya operasi yustisi penegakan protokol kesehatan  di wilayah Cinangka yang sasarannya penggunaan masker,  masih banyak warga yang belum sadar memakai masker.Dia mencontohkan, saat digelar operasi yustisi di wilayah Umbul Tanjung, Pasauran,Bulakan dan Karang Suraga warga banyak tidak memakai masker saat beraktivitas.

“Kepada warga kami informasikan pentingnya memakai masker ketika berada diluar rumah di masa pandemi corona. Dalam kegiatan itu juga kami memberikan masker kepada warga yang tak memakai,” jelasnya.

Sanksi yang terapkan bagi warga yang tidak memakai masker, mereka disuruh pulang dan kalau mereka mau keluar beraktivitas harus memakai masker.

Kesadaran masyarakat di wilayah Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang menggunakan masker saat pandemi Covid-19.Foto:poesaputra-wongbanten.id

 

Menurut Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito, penggunaan masker mengurangi risiko penularan Covid-19 di tengah masyarakat umum. Banyaknya kasus orang tanpa gejala (OTG) juga mendasari sosialisasi pemakaian masker.

Menurutnya, orang yang tidak sadar bahwa dirinya positif corona bisa saja menulari orang lain tanpa sengaja ketika berinteraksi tanpa masker. Satu tetesan (droplet) cairan saja bisa menyebabkan orang lain terkena Covid-19. Untuk mengantisipasi kejadian itu, masyarakat diimbau mengenakan masker ke mana pun pergi di area publik.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 maupun CDC merekomendasikan penggunaan masker kain bagi masyarakat umum ketika berada di luar ruangan. Terutama saat di tengah situasi yang menyulitkan untuk penerapan aturan jaga jarak fisik (physical distancing), seperti di pasar, supermarket, dan angkutan umum.

Organisasi kesehatan dunia (WHO) mendorong negara-negara yang terkena dampak pandemi Covid-19 untuk merekomendasikan masker non-medis bagi warga masing-masing, termasuk masker kain corona.(ps)

 

Check Also

KPK Ingatkan Helldy-Sanuji Tak Bagi bagi Proyek Pemerintah ke Tim Sukses

WONGBANTEN.ID,CILEGON-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menggelar rapat koordinasi pemberantasan korupsi terintegrasi bersama Wali Kota Helldy Agustian …

Razia Narkoba di Lapas Kelas II A Cilegon, Petugas Gabungan Malah Temukan Puluhan HP

WONGBANTEN.ID,CILEGON- Tim Satops Patnal Kanwil Kemenkumham Banten menggandeng Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Cilegon dan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *