Home / Banten / CV Yatim Berkah Makmur Mampu Produksi Madu Baduy Palsu 1 Ton Per Hari
Madu Baduy Palsu yang disita Ditreskrimsus Polda Banten.Foto:Humas Polda Banten

CV Yatim Berkah Makmur Mampu Produksi Madu Baduy Palsu 1 Ton Per Hari

WONGBANTEN.ID,SERANG- CV. Yatim Berkah Makmur , pabrik pembuat madu Baduy palsu di kawasan Joglo Kembangan, Jakarta Barat dalam sehari mampu menghasilkan cairan madu palsu sebanyak 1.000 liter atau 1 ton.

Hal itu diungkapkan Direktur Reskrimsus Polda Banten, Kombes Polisi Nunung Syaifuddin, saat konferensi pers pengungkapan tindak pidana pemalsuan madu palsu di Mapolda Banten, Selasa (10/11/2020).

“Ya menurut pengakuan para tersangka, mereka mampu memproduksi madu palsu sebanyak 1 ton malah lebih, tergantung pesanan,”ujarnya.

Menurut Nunung, pengakuan tersangka MS (47) pemilik perusahaan, dalam sebulan dari penjualan madu palsu tersebut dirinya meraup Rp 673.200.000 ribu.Dimana tersangka menjual satu botol madu palsu dengan harga Rp22.000.

Direktur Reskrimsus Polda Banten, Kombes Polisi Nunung Syaifuddin

Untuk meyakinkan konsumennya, botol kaca berisi madu palsu oleh para tersangka di bungkus dengan daun pelepang pisang kering, seolah-olah madu tersebut produk warga Adat Kanekes (Baduy).

Baca:Polda Banten Bongkar Sindikat Pembuat Madu Baduy Palsu

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi menjelaskan bahwa, polisi menjerat  MS (47) pemilik  CV. Yatim Berkah Makmur dengan Pasal 140 Jo Pasal 86 ayat (2), Pasal 142 jo pasal 91 ayat (1) UURI Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan dengan ancaman hukuman penjara 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp.4.000.000.000 (empat milyar rupiah), dan Pasal 62 ayat (1) jo pasal 8 ayat (1) huruf f dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau pidana denda paling banyak 2.000.000.000 (Dua Milyar Rupiah)

“Sedangkan untuk Pasal untuk tersangka TM (35) dan  AS (24) dijerat Pasal 198 jo pasal 108 UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dipidana dengan pidana denda paling banyak Rp. 100.000.000 (seratus juta rupiah),”ujar Edy Sumardi.

Terakhir Edy Sumardi menyampaikan bahwa madu yang tidak memiliki standar keamanan pangan sesuai peraturan yang dikeluarkan dinas kesehatan  dapat berdampak/mengakibatkan obesitas serta menimbulkan penyakit diabetes dan kanker.(ps)

 

Check Also

Sindikat Pembuat Madu Palsu Baduy Rusak Komunitas Adat Kanekes

WONGBANTEN.ID, SERANG-Pengungkapan praktik produksi dan pengedaran madu Baduy palsu oleh Ditreskrimsus Polda Banten diapresiasi pemerhati …

Polda Banten Bongkar Sindikat Pembuat Madu Baduy Palsu

WONGBANTEN.ID,SERANG – Jajajaran Ditreskrimsus  Polda Banten membongkar jaringan pembuat dan penjual  madu Baduy palsu.Tiga orang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *