Home / Banten / Satnarkoba Ungkap Kasus Sabu Terbesar Sepanjang Sejarah Polres Cilegon
Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Cilegon mengungkap kasus peredaran gelap narkoba jenis amphetamine atau sabu seberat kurang lebih 13,8 kilogram.Foto:poesaputra-wongbanten.id

Satnarkoba Ungkap Kasus Sabu Terbesar Sepanjang Sejarah Polres Cilegon

WONGBANTEN.ID,CILEGON-Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Cilegon mengungkap kasus peredaran gelap narkoba jenis amphetamine atau sabu seberat kurang lebih  13,8 kilogram.Selain menyita barang bukti 13 bungkus kemasan teh Cina yang didalamnya menyerupai Kristal,  polisi juga menangkap tiga orang tersangka pelaku yang masuk dalam jaringan pengedar sabu Sumatera-Jawa .Satu dari dua  pelaku meninggal dunia akibat ditembus timah panas saat berusaha merebut senjata petugas yang akan menangkapnya.

Ketiga tersangka terdiridari ZE (30) warga Jorong Aua Duri, Kecamatan Lintau Buo Utama, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, AP (34) warga Bengkalis dan MS (35) warga Jorong Aua Duri, Kecamatan Lintau Buo Utama, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Tersangka MS meninggal di RS Adnan Payakumbuh.

“Baru kali ini dalam sejarah Kota Cilegon, berhasil mengungkap kasus narkoba sabu seberat ini,” ujar Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono didampingi Kasat Narkoba AKP Dedi Mirza, dan Kasatnarkoba Polres Kota Serang AKP Shilton dalam konferensi pers di Mapolres Cilegon, Jumat (8/1/2021).

Tersangka ZE (30) warga Jorong Aua Duri, Kecamatan Lintau Buo Utama, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat dan AP (34) warga Bengkalis dan MS (35) warga Jorong Aua Duri, Kecamatan Lintau Buo Utama, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.Foto:poesaputra-wongbanten.id

Selain menyita 13 paket sabu, polisi juga menyita sebuah peti kayu berisi buah alpukat tempat untuk sabu tersebut di simpan, satu unit mobil Toyota Inova warna hitam BM 1725 DU dan 5 unit telepon genggam berbagai merek.

Kapolres Cilegon menambahkan, penyidik Satnarkoba Polres Cilegon hingga saat ini masih melakukan pemeriksaan intensif untuk mengungkap jaringan lainnya yang mengedarkan sabu di wilayah Cilegon dan Banten.

Terungkapnya pengiriman sabu seberat kurang lebih 13,8 kilogram itu berawal adanya informasi ke Satnarkoba Polres Cilegon  ada pengiriman sabu dari Sumatera ke Jawa.Narkoba itu dikirim melalui jalan darat  dengan cara di titip paket bus.

“Hasil penyelidikan, ternyata barang tersebut yang di titip di bus akan turun dan diambil  orang l di daerah Merak,” jelas AKBP Sigit.

Jumat tanggal 1 Januari 2021, sekitar pukul 04.00 WIB, anggota Satnarkoba Polres Cilegon yang dipimpin Kasat Narkoba AKP Dedi Mirza melakukan pemeriksaan terhadap dua peti kayu yang berisi buah alpukat dan semangka di RM Kaffie di Lingkungan Gerem, Kecamatan Gerem yang dititipkan oleh awak bus Mukhlis Raya.

“Saat diperiksa, dalam  peti berisi buah alpukat yang sudah busuk, ditemukan 13 bungkusan plastik/lakban yang ternyata saat dibuka kemasan teh Cina yang didalamnya berisi kristal putih diduga sabu,” ujar Sigit.

Untuk mengungkap jaringan pengedar sabu Cilegon dan Banten lanjut Sigit, dia membetuk tim untuk mengejar para tersangka pelaku dan mengungkap jaringan tersebut ke Sumatera. Tim Satnarkoba dalam pengungkapan ke Sumatera dibantu oleh Satnarkoba Polres Kota Serang.(ps)

 

 

Check Also

Melawan Saat Ditangkap, 2 Maling Truk Ditembak Kakinya

WONGBANTEN.ID,CILEGON– Tim Reserse Mobil (Resmob) Polres Cilegon, Polda Banten menembak dua orang anggota anggota sindikat …

Peringati Harlah ke-23, PKB Cilegon Bagi Sembako ke Anak Yatim Piatu dan Warga Terdampak Covid-19

WONGBANTEN.ID,CILEGON-Hari ini Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menginjak umur ke-23.Peringatan hari lahir (Harlah) partai yang  dideklarasikan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *