Home / Banten / Keberadaan Posko Ormas untuk Kuasai Seluruh Tempat Hiburan di Jalan Aat-Rusli?
Foto:ist

Keberadaan Posko Ormas untuk Kuasai Seluruh Tempat Hiburan di Jalan Aat-Rusli?

WONGBANTEN.ID,CILEGON-Foto sebuah bangunan dari rangka baja ringan beratap seng  bergelombang mirip pos,bergambar dua sayap mengapit tulisan BPPKB menjadi perbincangan di aplikasi pesan WhattsApp.Selain itu, terlihat dua tiang kain umbul-umbul hitam dengan tulisan yang sama diikat di rangka bangunan.

Tulisan BPPKB warna kuning di umbul-umbul hitam itu merupakan singkatan dari  organisasi masyarakat (ormas) Badan Potensi Pembinaan Keluarga Besar (BPPKB) Banten  terikat di tiang bangunan pos yang di depan tempat  hiburan malam (THM) Kuda Laut, Jalan Aat-Rusli itu.

Sontak, foto tersebut menjadi pembahasan di WAG, sebab, keberadaan pos tersebut seolah menunjukan BPPKB “beking” tempat hiburan malam tersebut.

Menanggapi hal itu, salah seorang pengurus DPD BPPKB Banten Ricky Yaqub menegaskan, pendirian posko dengan  atribut BPPKB itu  merupakan perbuatan oknum tak bertanggung jawab dengan mengatasnamakan organisasi.

“Perbuatan itu mencoreng nama organisasi, secara resmi BPPKB tidak pernah  mengijinkan pendirian pos dan pemasangan atribut di lokasi tersebut,” tegas dia kemarin.

Dia juga menjelaskan, oknum anggota BPPKB berinisial Ded dari BPPKB Mancak yang mendirikan pos tersebut sebelumnya sudah dipanggil oleh Ketua DPD BPPKB Banten.Ded diminta untuk tidak menggali potensi di tempat hiburan malam.

Selain DPD, ternyata Ded juga pernah dipanggil Ketua Ketua DPC BPPKB Kabupaten Serang terkait pendirian posko tersebut.

“Dia malah menyodorkan sejumlah uang kepada ketua, namun tawaran itu ditolak.Sebab DPC Kabupaten Serang merupakan wilayah pembinaan saya,” terang Ricky.

Saat ditanya darimana uang yang diberikan Ded kepada Ketua DPC BPPKB Kabupaten Serang, Ricky mengaku tidak tahu menahu asal usul uang tersebut.Sementara menurut pengakuan Ded, posko tersebut didirikan untuk warung kopi.

Selain dipanggil oleh DPD dan DPC, posko itu juga  pernah di sidak oleh ibu Dina dari DPC Kabupaten Serang.

“Pintu posko itu sampai ditendang sama bu Dina, dan Ded diwanti-wanti jangan sampai membawa-bawa nama BPPKB,” kata Ricky.

Ricky pun menerangkan, tindakan Ded juga membuat gerah PAC BPPKB Kramatwatu.Sebab Ded yang berasal dari  Mancak malah menggali potensinya di Kramatwatu.

“Itu kan tidak boleh,secara teritorial organisasi wilayahnya kan tidak nyambung.Akibatnya menimbulkan kegaduhan di pac-pac tetangga” tegas Ricky.

Posko Untuk Kuasai THM ?

Posko BPPKP itu berdiri usai aksi sweeping yang dilakukan ratusan orang warga dari  berbagai elemen yang tergabung dalam Gebrak  terhadap tempat hiburan malam yang masih menjalankan usahanya di sepanjang Jalan Aat-Rusli.Massa menilai  puluhan tempat hiburan malam itu  melanggar peraturan  daerah yang dikeluarkan Pemkab Serang dan Pemkot Cilegon.Dan keberadaan tempat hiburan malam itu menimbulkan efek negatif.

“Saat aksi itu, BPPKB ikut mengawal aksi tersebut dab posko itu tidak ada,” jelas Ricky Yaqub.

Yang mengejutkan yaitu keterangan yang disampaikan oleh Ricky, bahwa dari informasi yang dia terima,  Ded  katanya  ingin menguasai tempat hiburan malam yang ada di sepanjang Jalan Aat-Rusli.

Secara tegas Ricky Yaqub menyatakan, BPPKB  tidak melindungi oknum yang menjaga tempat hiburan malam, diskotik dan tidak mengijinkan pendirian posko.

“ Apalagi sampai terpampang jelas di depan itu umbul-umbul BPPKB dan juga logo BPPKB kita enggak mau itu, karena BPPKB tetap  berjuang, beramal, dan berakhlakul karimah bersama para ulama,” tegasnya.

Ia juga mendorong masyarakat dan ulama di sekitar lokasi ini untuk membuat surat pembongkaran pos itu kepada DPD BPPKB Banten untuk segera ditindaklanjuti.

“Kalau bisa para ulama, para tokoh-tokoh ormas islam membuat surat ke kami yang ditujukan ke DPD agar Ketua DPD memberikan perintah khusus untu melakukan pembongkaran pos yang ada logo BPPKB-nya,” pintanya.(nrl)

Check Also

Penuhi Persediaan Jelang Lebaran, PMI Kota Cilegon Ajak Warga “Sedekah” Darah

WONGBANTEN.ID,CILEGON- Untuk memenuhi  kebutuhan dan menjaga persediaan darah yang aman  menjelang Hari Raya Idul Fitri …

Pandeglang Raih WTP 5 Kali Berturut-turut, Irna :Ini Hasil Kerja Semua

WONGBANTEN.ID,SERANG- Bupati Pandeglang Irna Narulita menyatakan, opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *