Home / Banten / Rusaknya Jalan Aat-Rusli Akibat Saluran Drainase yang Buruk
Salah satu penyebab cepatnya kerusakan Jalan Aat-Rusli diantaranya buruknya saluran drainase serta banyaknya kendaraan terutama truk yang melebihi tonase yang ditetapkan. Foto:poesaputra-wongbanten.id

Rusaknya Jalan Aat-Rusli Akibat Saluran Drainase yang Buruk

WONGBANTEN.ID,CILEGON-Salah satu penyebab cepatnya kerusakan jalan Aat-Rusli  diantaranya  buruknya saluran drainase serta banyaknya kendaraan terutama truk yang melebihi tonase yang ditetapkan. Tonase jalan Aat-Rusli hanya bisa dilalui oleh kendaraan dengan sumbu 8 ton, tapi fakta dilapangan banyak truk lalu lalang melebihi tonase yang telah ditetapkan.

Dari pantauan wongbanten.id, Selasa (2/2/2021, meski hujan tidak turun, di Jalan Aat-Rusli dari arah Ciwandan air masih menggenang.Air menggenang karena tidak mengalir ke saluran air.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Cilegon Ridwan ketika dikonfirmasi wongbanten.id, Selasa (2/2/2021) melalui aplikasi pesan WhatsApp  hanya menjawab singkat.

“Insya Allah untuk tahun ini 2021 ada penanganan pemeliharaan jalan lingkar selatan (sekarang Jalan Aat-Rusli-red), termasuk yang tergenang air serta pemeliharaan jembatan,” balasanya singkat.

Mengutip dari laman http://bbpjn8.binamarga.pu.go.id, saluran drainase merupakan salah satu bangunan pelengkap pada ruas jalan, berfungsi untuk mengalirkan air yang dapat mengganggu pengguna jalan, sehingga badan jalan tetap kering. Saluran drainase merupakan salah satu persyaratan teknis prasarana jalan.

Pada umumnya saluran drainase jalan raya adalah saluran terbuka dengan menggunakan gaya gravitasi untuk mengalirkan air menuju outlet. Distribusi aliran dalam saluran drainase menuju  outlet ini mengikuti kontur jalan raya, sehingga air permukaan akan lebih mudah  mengalir secara gravitasi.

Terkadang pembuatan drainase sering dilupakan dalam perancangan ruas jalan maupun evaluasi kerusakan jalan. Padahal drainase sangat penting dan tak terpisahkan dari jalan. Dalam merancang leveling suatu badan jalan misalnya, tinggi muka air haruslah jauh di bawah perkerasan.

Muka air yang terlalu tinggi dapat berpengaruh pada kekuatan subgrade/lapis pondasi karena akan meningkatkan kadar air. Peningkatan kadar air akan melemahkan perkerasan jalan secara keseluruhan. Akibatnya jalan menjadi rapuh dan mudah rusak. Drainase yang baik akan membuat ketinggian muka air maksimum tidak akan membanjiri badan jalan.

Drainase sering diabaikan karena dianggap kurang penting dan kurang esensial bagi jalan secara keseluruhan. Benar, kendaraan tidak membutuhkan drainase untuk lewat. Namun, drainase dibutuhkan badan jalan untuk menopang apa yang menjadi tugasnya.

Satu hal yang penting dalam perencanaan drainase adalah ketinggian muka air maksimum. Perencana harus memperkirakan hal terburuk jika curah hujan sangat tinggi. Genangan air apapun yang ada di jalan tidak dapat ditoleransi. Walaupun nantinya air dapat mencapai badan jalan, harus ada rekayasa agar air dapat keluar dengan mudah. Inilah salah satu pentingnya kemiringan menyamping suatu badan jalan.

Suatu rekayasa dapat dilakukan dengan menggunakan cross drain, yaitu saluran drainase yang melintang di bawah jalan. Tapi hal ini tidaklah cukup jika perencana tidak memperhatikan muka air maksimum yang dapat terjadi. Air harus dapat menemukan jalur keluarnya jika telah mencapai badan jalan. Suatu lekukan di jalan yang dapat menghalangi air harus segera dihilangkan karena dapat merusak jalan secara prematur.(ps)

Check Also

Krakatau Steel Berikan Bantuan Sembako dan Beasiswa Prestasi Menjelang HUT Ke-51

WONGBANTEN.ID, CILEGON. Menjelang Hari Ulang Tahun Ke-51 PT Krakatau Steel (Persero) Tbk pada Senin (9/8) …

520 Masyarakat Maritim Menerima Vaksin Covid-19

WONGBANTEN.ID, CILEGON. Upaya pencegahan penyebaran Covid-19 terus digalakkan oleh pemerintah, salahsatunya dengan melakukan serbuan vaksinasi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *