Home / Banten / Pemkab Serang Ultimatum THM di Jalan Aat-Rusli Hentikan Seluruh Kegiatan
Pemkab Serang memberikan ultimatum kepada para pelaku usaha hiburan di wilayah Kecamatan Kramatwatu, tepatnya di sepanjang Jalan Aat-Rusli untuk segera menutup operasionalnya dan mengosongkan tempat usahanya. Mereka diberikan waktu mulai hari ini,Kamis hingga Sabtu (13/2) untuk segera mengosongkan tempat usahanya. Foto:poesaputra-wongbanten.id

Pemkab Serang Ultimatum THM di Jalan Aat-Rusli Hentikan Seluruh Kegiatan

WONGBANTEN.ID,SERANG- Pemerintah Kabupaten Serang memberikan ultimatum kepada para pelaku usaha hiburan di wilayah Kecamatan Kramatwatu,  tepatnya di  sepanjang Jalan Aat-Rusli untuk segera menutup seluruh kegiatannya atau  operasionalnya dan mengosongkan tempat usahanya.

Mereka diberikan waktu mulai hari ini,Kamis hingga Sabtu (13/2) segera mengosongkan tempat usahanya.

Para pengusaha  maupun pengelola  tempat hiburan tersebut, selain tidak mempunyai izin  juga  melanggar peraturan daerah Kabupaten Serang.

“Surat pemberitahuan sudah kita edarkan untuk mengosongkan tempatnya sendiri. Kalau tidak mereka lakukan, kita yang akan mengosongkannya,” tegas  Kepala Satpol PP Kabupaten Serang,  Ajat Sudrajat, Kamis(11/2/2021).

Ancaman dilakukan oleh Pemkab Serang  setelah semua izin operasional dicabut oleh Pemkab Serang. Dan, hal tersebut sesuai arahan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, serta keputusan hasil rapat bersama antara Pemkab Serang, Komisi I DPRD Kabupaten Serang, dan unsur TNI-Polri.

“Setelah diberikan surat pemberitahuan pemberhentian operasional, sarana prasarana yang ada di tempat tersebut harus dikosongkan, dan kita segel lagi, serta digembok dengan rantai semua pintu yang ada,” tegas Ajat.

Ajat menerangkan, sudah berulangkali pihaknya  melakukan penertiban, bahkan sampai melakukan penyegelan dan penggembokan tempat hiburan, namun apa yang dilakukan oleh para penegak peraturan daerah itu dianggap amngin lalu oleh para pengusaha maupun pengelola tempat hiburan.  Segel mereka copot dan kunci gembok pun dirusak.

Tak Berizin

Menurut Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (DPMPTSP) Kabupaten Serang Syamsuddin, sebagian besar  tempat hiburan malam  di perbatasan Serang dan Cilegon itu tidak memiliki izin.

Kepala Dinas PMPTSP Kabupaten Serang Syamsuddin, mengatakan sebagian besar tempat hiburan malam di perbatasan Serang dan Cilegon tidak memiliki izin.Foto:poesaputra-wongbanten.id

Ada yang perizinannya untuk rumah makan dan karaoke keluarga, namun fakta dilapangan ternyata mereka menyalahgunaan izin peruntukan tersebut.

“Tidak boleh menyiapkan pemandu lagu, tidak boleh menjual minuman keras. Dan itu ada surat pernyataan dari pemilik usaha.Tapi dilapangan ternyata mereka melanggar,” jelas Syamsuddin.

Ada 12 tempat hiburan malam di sepanjang Jalan Aat-Rusli yang masuk wilayah Kabupaten Serang. Yaitu, Danau Mas, Be-Ten, Angel, Trinaga I, Star Queen, Diva, New Roger, Trinaga II/New Star, Bravo, Kuda Laut, Parahiyangan, dan Alexxa. Hanya Diva yang telah mengosongkan tempat usahanya.(ps)

Check Also

520 Masyarakat Maritim Menerima Vaksin Covid-19

WONGBANTEN.ID, CILEGON. Upaya pencegahan penyebaran Covid-19 terus digalakkan oleh pemerintah, salahsatunya dengan melakukan serbuan vaksinasi …

Gubernur WH : Kota Serang Etalase dan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten

Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) berharap Kota Serang tumbuh menjadi etalase dan Pusat Pemerintahan Provinsi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *