Home / Banten / Puluhan Warga Link Daliran Tanda Tangani Petisi Menolak Pembangunan SPBU Mini
Puluhan warga Lingkungan Daliran Kelurahan Kebondalem, Kecamatan Purwakarta menandatangani petisi menolak pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) atau pom bensin mini diwilayahnya, Kamis (18/3/2021).Foto:poesaputra-wongbanten.id

Puluhan Warga Link Daliran Tanda Tangani Petisi Menolak Pembangunan SPBU Mini

WONGBANTEN.ID,CILEGON-Puluhan warga Lingkungan Daliran Kelurahan Kebondalem, Kecamatan Purwakarta menandatangani petisi menolak  pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) atau pom bensin mini diwilayahnya, Kamis (18/3/2021).

Alasan warga, pembangunan pom bensin mini yang luasnya 12×14 meter persegi itu illegal alias tidak ada izinnya.

Warga dan pegawai dari  Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cilegon yang menijau proyek tersebut meminta para pekerja yang sedang mengerjakan pembangunan tembok  pagar,segera menghentikan pekerjaannya karena tidak ada izinnya.

Pembangunan pom mini yang diduga mencatut nama Wali Kota Cilegon Helldy Agustian, telah menimbulkan gejolak di masyarakat Lingkungan Daliran.

Baca:Wali Kota Cilegon Berang: Izin ke Siapa? Ngak Boleh Bangun SPBU Mini di Daliran

Untuk meredam emosi warga, akhirnya Lurah Kebondalem Edi Hilfiandi, mengumpulkan warga di aula pertemuan kelurahan untuk melakukan dialog bersama Ketua RW 02 Ahmad Suhaemi, pihak SPBU mini yang diwakili salah seorang pekerja.

Lurah Kebondalem Edi Hilfiandi, berdialog dengan warga di aula pertemuan kelurahan untuk membahas masalah izin SPBU mini yang tidak ada izin pembangunannya.Foto:poesaputra-wongbanten.id

Dalam pertemuan tersebut, sebagian besar warga yang hadir berpendapat sama yaitu pembangunan SPBU mini tersebut dihentikan.

“Kok bisa belum ada izin, pembangunannya sudah dimulai, tadi kan jelas saat dilokasi pegawai PUTR Kota Cilegon pun menyatakan belum mengeluarkan izin.Kami bertanya izinnya seperti apa?,” tanya seorang warga.

Ditambahkan dia, polemik pembangunan SPBU mini  ini jangan sampai mengusik situasi Lingkungan Daliran yang tenang menjadi tidak kondusif.

“Masyarakat, sepakat dan berikrar tidak akan menyetujui pembangunan pom bensin mini itu, “ tegasnya.

Sementara, perwakilan pedagang bensin eceran di Lingkungan Daliran  M Hatta menegaskan, keberadaan pom mini tersebut telah menimbulkan gejolak.Menurutnya pengusaha pom bensin mini itu tidak melakukan sosialisasi terkait akan didirikannya SPBU mini.

“Awalnya kan meminta dukungan tanda tangan ke warga yang dekat dengan lokasi, dimana peruntukannya untuk usaha bengkel dan penjualan suku cadang kendaraan. Tapi kok tiba-tiba jadi pembangunan pom mini?,” ujarnya.

Dia pun menyayangkan, yang mendatangi warga adalah aparatur tingkat bawah yang dibina oleh pemerintah.

“Jangan dibikin susah  masyarakat yang sudah susah, keberadaan pom mini itu juga  harus dilihat imbasnya,” katanya tegas.(ps)

 

Check Also

Krakatau Steel Berikan Bantuan Sembako dan Beasiswa Prestasi Menjelang HUT Ke-51

WONGBANTEN.ID, CILEGON. Menjelang Hari Ulang Tahun Ke-51 PT Krakatau Steel (Persero) Tbk pada Senin (9/8) …

520 Masyarakat Maritim Menerima Vaksin Covid-19

WONGBANTEN.ID, CILEGON. Upaya pencegahan penyebaran Covid-19 terus digalakkan oleh pemerintah, salahsatunya dengan melakukan serbuan vaksinasi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *