Home / Banten / Sengkarut Perizinan Pom Mini di Cilegon, Tak Ada Izin Sudah Berdiri
SPBU mini-ist

Sengkarut Perizinan Pom Mini di Cilegon, Tak Ada Izin Sudah Berdiri

WONGBANTEN.ID,CILEGON- Keberadaan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) mini atau kerap disebut pom mini yang berada di wilayah Kota Cilegon perlu dipertanyakan perizinannya. Keberadaan pom mini tersebut  menimbulkan pro dan kontra.

Seperti yang terjadi di Lingkungan Daliran, Kelurahan Kebondalem,  Kecamatan Purwakarta, puluhan warga setempat menolak pembangunan dan keberadaan pom mini.Alasan warga menolak, karena saat meminta izin lingkungan di lokasi tersebut akan didirikan usaha cuci mobil, bengkel dan penjualan suku cadang kendaraan bermotor.Namun pada kenyataannya, di lahan seluas 12×14 meter persegi itu akan dibangun pom bensin mini.

Izin mendirikan Bangunan dan perizin yang ditentukan lainnya lainnya belum dipenuhi, tapi pihak pekerja sudah mulai melakukan aktivitas pekerjaan.Akhirnya oleh warga membuat petisi menandatangani penolakan pembangunan pom bensin mini itu, warga juga pekerjaan pemagaran SPBU mini dihentikan.

Puluhan warga Lingkungan Daliran Kelurahan Kebondalem, Kecamatan Purwakarta menandatangani petisi menolak pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) atau pom bensin mini diwilayahnya, Kamis (18/3/2021).Foto:poesaputra-wongbanten.id

Lalu bagaimana perizinan SPBU mini lainnya yang sudah kadung berdiri dan beroperasi di beberapa tempat di Kota Cilegon?

Baca:Puluhan Warga Link Daliran Tanda Tangani Petisi Menolak Pembangunan SPBU Mini

Kepada wongbanten.id, Selasa (23/3/2021), Kepala Bidang Penegakan Perundang-undangan dan Hukum (Kabid Gakkum) Dinas Satuan Polisi Pamong Praja Kota Cilegon, Sofan Maksudi mengungkapkan, dari 11 SPBU mini yang didata ternyata mereka tidak mempunyai IMB.

“Secara prinsip perizinan mereka  sudah mendaftar  secara Online Single Submission (OSS).Nah setelah mendaftar mereka kan akan mendapat Nomor Izin Berusaha (NIB),” jelasnya.

Dalam NIB tersebut lanjut Sofan, akan muncul kode atau klasifikasi kelompok atau jenis usaha seperti usaha bahan bakar minyak (BBM).

“Nah baru itu saja yang ada, perizinan lainnya seperti izin lingkungan dan lainnya mereka tidak ada,”ungkapnya.

Sofan pun menegaskan, dikaitkan dengan Perda Nomor 5 Tahun 2012 tentang bangunan gedung.Hasil pendataan pun sudah disampaikan kepada pihak terkait.Untuk mengeksekusi  pelanggaran peraturan daerah tersebut, Satpol PP menunggu hasil kajian dari instansi terkait.

“Untuk menegakkan peraturan daerah, kami siap melakukan penyegelan dan penutupan.Namun untuk melaksanakan tindakan itu kami masih menunggu hasil kajiannya,” tegas Sofan.

Tidak Ada Permohonan

Terkait sengkarut perizinan SPBU mini, Sekretaris  Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Cilegon Heri Suheri mengungkapkan,  terkait perizinan pihaknya belum menerima permohonan perizinan untuk IMB.

Baca:Wali Kota Cilegon Berang: Izin ke Siapa? Ngak Boleh Bangun SPBU Mini di Daliran

“Sampai saat ini, belum ada permohonan dari pihak PUTR Kota Cilegon,” jelasnya singkat.(ps)

Check Also

520 Masyarakat Maritim Menerima Vaksin Covid-19

WONGBANTEN.ID, CILEGON. Upaya pencegahan penyebaran Covid-19 terus digalakkan oleh pemerintah, salahsatunya dengan melakukan serbuan vaksinasi …

Gubernur WH : Kota Serang Etalase dan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten

Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) berharap Kota Serang tumbuh menjadi etalase dan Pusat Pemerintahan Provinsi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *