Home / Banten / Tuduhan Pungli Pengurusan IMB Pom Bensin Mini Fitnah
Puluhan warga Lingkungan Daliran Kelurahan Kebondalem, Kecamatan Purwakarta menandatangani petisi menolak pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) atau pom bensin mini diwilayahnya, Kamis (18/3/2021).Foto:poesaputra-wongbanten.id

Tuduhan Pungli Pengurusan IMB Pom Bensin Mini Fitnah

WONGBANTEN.ID,CILEGON-Pemerintah Kota Cilegon melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) membantah tuduhan adanya pungutan liar yang dilakukan oleh pegawai DPMPTSP terkait pengurusan izin pendirian Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) mini atau pom bensin mini di Cilegon.

“Apa yang dituduhkan itu fitnah,” tegas Kepala Bidang Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Cilegon, Luhut Malau, Kamis (25/3/2021).

Yang jelas, lanjut Luhut keberadaan pom bensin mini baik yang akan didirikan maupun yang sudah ada belum mempunyai  izin mendirikan bangunan.(IMB).

Mengenai tuduhan terkait permintaan uang kepada perusahaan SPBU mini oleh pegawai DPMPTSP untuk memuluskan izin tersebut,Luhut menyatakan pihak perusahaan tidak mengakuinya.

Sebelumnya, puluhan warga Lingkungan Daliran Kelurahan Kebondalem, Kecamatan Purwakarta menandatangani petisi menolak  pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) atau pom bensin mini diwilayahnya, Kamis (18/3/2021).

Alasan warga, pembangunan pom bensin mini yang luasnya 12×14 meter persegi itu illegal alias tidak ada izinnya.

Warga dan pegawai dari  Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cilegon yang menijau proyek tersebut meminta para pekerja yang sedang mengerjakan pembangunan tembok  pagar,segera menghentikan pekerjaannya karena tidak ada izinnya.

Pembangunan pom mini yang diduga mencatut nama Wali Kota Cilegon Helldy Agustian, telah menimbulkan gejolak di masyarakat Lingkungan Daliran.

Bahkan, Wali Kota Cilegon Helldy Agustian berang, namanya dicatut untuk memuluskan  pembangunan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) atau pom bensin mini di Lingkungan Daliran RT 04 RW 02, Kelurahan Kebondalem, Kecamatan Purwakarta. Wali Kota Cilegon mengaku tidak tahu ada pembangunan pom mini tersebut.

“Izin? ngak ada sama siapa izin ke wali kota.Kalau izin ke wali harus ada tanda tangan (saya-red) dong, ngak ada cerita di tegor aja, kalau ngak ada surat izin nya ngak boleh ngebangun,” tegas Helldy dengan nada emosi.

Diapun menambahkan, sepengetahuannya belum ada yang mengajukan permohonan izin untuk pembangunan pom mini tersebut.

Pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cilegon pun, menyatakan pihaknya belum mengeluarkan izin.

“Izin belum kami keluarkan,” ujar Kabid Cipta Karya DPUTR Ahmad Mughni singkat.(ps)

Check Also

Inilah Surat Edaran Satgas COVID-19 tentang Peniadaan Mudik Lebaran 2021

WONGBANTEN,ID,JAKARTA-Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan …

Dua Tersangka Pengedar 1,152 Kilogram Sabu di Lebak Terancam Hukuman Mati

WONGBANTEN.ID,LEBAK-Satuan Reserse Narkoba Polres Lebak menangkap dua orang pengedar narkotika jenis amphetamine atau sabu  jaringan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *