Home / Banten / Dua Tersangka Pengedar 1,152 Kilogram Sabu di Lebak Terancam Hukuman Mati
Kapolres Lebak AKBP Ade Mulyana, didampingi Kasat Resnarkoba AKP Ilman Robiana saat konferensi pers pengungkapan kasus narkotika di Mapolres Lebak, Kamis (8/4/2021).Foto:ist

Dua Tersangka Pengedar 1,152 Kilogram Sabu di Lebak Terancam Hukuman Mati

WONGBANTEN.ID,LEBAK-Satuan Reserse Narkoba Polres Lebak menangkap dua orang pengedar narkotika jenis amphetamine atau sabu  jaringan Bogor-Lebak.Dari tangan kedua tersangka berinisial RY (51) warga Rangkasbitung dan HS (43) warga Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat polisi  menyita  barang bukti sabu dengan berat total 1,152 kilogram serta  sepucuk pistol replika jenis air gun.

“Setelah melakukan penyelidikan yang panjang, akhirnya anggota Satresnarkoba berhasil mengungkap jaringan pengedar sabu ini.Selain menangkap dua pelaku pengedar disita pula barang bukti sabu dengan berat total 1.152 kilogram,” ujar Kapolres Lebak AKBP Ade Mulyana, didampingi Kasat Resnarkoba AKP Ilman Robiana saat konferensi pers pengungkapan kasus narkotika di Mapolres Lebak, Kamis (8/4/2021).

Polisi menjerat kedua pengedar narkotika yang masuk dalam golongan I itu dengan pasal 114 ayat 2 atau pasal 112 ayat 2, Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika  dengan ancaman pidana paling singkat 6 tahun dan maksimal pidana mati.

Ade  mengungkapkan, dari pengakuan  RY dia mengedarkan sabu di daerah selatan Lebak dan wilayah Pandeglang.

Dijelaskan Ade, anggota Satresnarkoba yang  mencium adanya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di wilayah hukum Polres Lebak kemudian  melakukan penyelidikan.

“Tidak sebentar anggota melakukan penyelidikan untuk mengungkap dan menggulung jaringan pengedar sabu ini.Akhirnya, hari Minggu (4/4) lalu, satresnarkoba berhasil menangkap RY warga Rangkasbitung,” jelas Kapolres Lebak.

Mantan Kabagdiklat Pusdikmin Lemdiklat Polri itu menambahkan, dari tangan RY petugas menyita juga barang bukti 3 bungkus plastik yang berisi sabu  seberat 387 gram.

Dipimpin Kapolres

Berdasarkan keterangan RY yang menyatakan sabu diperolehnya dari seseorang di daerah Bogor, akhirnya polisi melakukan pengembangan kedaerah tersebut.

Dipimpin AKBP Ade Mulyana, akhirnya petugas berhasil membekuk HS warga Kelurahan Cicadas, Kecamatan Ciampea, Kabupaten  Bogor,  berikut barang bukti satu plastik besar diduga narkotika jenis sabu seberat 765 gram.

“Saat dilakukan penggeledahan di rumah tersangka kami juga menyita sepucuk pistol replika, sebuah  timbangan merk weiheng, dua pak plastik klip.Ini menguatkan kami bahwa HS diduga kuat merupakan pengedar,” ujar Ade.

barang bukti sabu yang disita polisi dengan berat total 1,152 kilogram serta sepucuk pistol replika jenis air gun.Foto:ist

Saat ini, polisi sedang memburu seorang berinisial TN di Jakarta yang menjadi pemasok sabu ke HS.

“TN masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), dan anggota sedang melakukan pengejaran,” terangnya.(ps)

Check Also

Inilah Surat Edaran Satgas COVID-19 tentang Peniadaan Mudik Lebaran 2021

WONGBANTEN,ID,JAKARTA-Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan …

Gubernur Banten : Sistem Pengawasan Penting Untuk Wujudkan Pemerintahan yang Baik

WONGBANTEN.ID,SERANG-Dalam mewujudkan good governance  atau pemerintahan yang baik, diperlukan komitmen bersama yang menempatkan fungsi  pengawasan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *