Home / Banten / Kapolres Cilegon Ingatkan Pengendara Sepeda Motor Tak Pakai Knalpot Brong
Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono saat konferensi press penindakan knalpot brong di Mapolres Cilegon, Senin (26/4/2021).Foto:poesaputra-wongbanten.id

Kapolres Cilegon Ingatkan Pengendara Sepeda Motor Tak Pakai Knalpot Brong

WONGBANTEN.ID,CILEGON-Anda memakai sepeda motor dengan merubah atau memodifikasi  knalpot standard menjadi kepul racing dengan suara bising?kiranya segera patuhi aturan yang berlaku.

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cilegon  akan terus melakukan razia dan menindak pemotor yang yang memakai knalpot bising atau di Cilegon disebutnya knalpot brong.

“Masih banyak warga Cilegon, terutama anak muda yang sepeda motornya menggunakan knalpot brong yang tidak sesuai dengan persyaratan teknis, sehingga mengeluarkan suara bising,” ujar Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono saat konferensi press penindakan knalpot brong di Mapolres Cilegon, Senin (26/4/2021).

Dalam operasi cipta kondisi yang di gelar Satlantas Polres Cilegon dengan sandi Operasi Keselamatan Maung 2021, Sigit pun  mengungkapkan polisi telah  mengamankan delapan unit sepeda motor yang telah dimodifikasi menjadi motor untuk balapan drag race.Selain itu, selama operasi petugas satlantas juga  menyita puluhan knalpot brong.

Puluhan tuidakimnalpot racing atau knalpot brong serta delapan unit sepeda motor tanpa surat, diamankan polisi dari Satlantas Polres Cilegon ketika melakukan Operasi Cipta Kondisi dalam rangka menjaga ketertiban di bulan suci ramadhan.

Di bulan suci Ramadhan ini, polisi terus meningkatkan kegiatan patrolinya, hal ini dimaksudkan untuk mengantisipasi adanya gangguan keamanan terutama pada malam hari dan menjelang sahur.

“Setelah tarawih dan setelah sahur disini beberapa kelompok anak-anak remaja dengan motor yang sudah dimodifikasi melakukan balap liar di jalan protokol.Hal ini selain menggangu pengguna jalan lainnya juga membahayakan mereka,” katanya.

Langgar UU LLAJ dan Permen LH

Sementara Kasatlantas Polres Cilegon AKP Sidik Hadi Suwito menjelaskan, penggunaan knalpot racing yang menimbulkan suara bising melanggar Undang-Undang nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ)dan Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup nomor 7 tahun 2009.

“Dalam aturan tersebut dijelaskan, bahwa tingkatan kebisingan untuk motor kapasitas 80cc hingga 175cc adalah maksimal 83 dB dan di atas 175cc maksimal 80 dB (dB=Decibel / satuan keras suara-red) jelas Sidik.

Salah satu motor yang menggunakan knalpot brong yang diamankan Satlantas Polres Cilegon,Senin (26/4).Foto:poesaputra-wongbanten.id

 

Masih kata Sidik, penggunaan knalpot racing yang mengganggu dapat dikenakan sanksi berupa tilang hingga ganti ulang knalpot dengan bawaan pabrik.

“Sanksinya sudah jelas tilang. Yang pertama sudah jelas tilang yang kedua, kita perintahkan ganti ulang untuk knalpot standard,” jelasnya.(ps)

 

Check Also

Penuhi Persediaan Jelang Lebaran, PMI Kota Cilegon Ajak Warga “Sedekah” Darah

WONGBANTEN.ID,CILEGON- Untuk memenuhi  kebutuhan dan menjaga persediaan darah yang aman  menjelang Hari Raya Idul Fitri …

Pandeglang Raih WTP 5 Kali Berturut-turut, Irna :Ini Hasil Kerja Semua

WONGBANTEN.ID,SERANG- Bupati Pandeglang Irna Narulita menyatakan, opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *