Home / Banten / Menghalangi Tugas Jurnalistik, Hak Informasi Rakyat Hilang
Puluhan jurnalis yang tergabung dalam Forum Wartawan Cilegon (FWC) menggelar aksi unjuk rasa di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Cilegon.Foto:ist

Menghalangi Tugas Jurnalistik, Hak Informasi Rakyat Hilang

WONGBANTEN.ID,CILEGON-Puluhan jurnalis yang tergabung dalam Forum Wartawan Cilegon (FWC) menggelar aksi unjuk rasa di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Cilegon.Para jurnalis menilai kebijakan Kepala Lapas Kelas II Cilegon Erry Taruna, melalui anak buahnya yang  melarang para wartawan yang akan melakukan peliputan Festival Ramdhan 1442 H di  Masjid Al Muhajirin komplek Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cilegon, Jumat kemarin, mengingkari UU Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers dimana dalam melakukan tugas jurnalistik wartawan tidak boleh diancam dan  dilarang.

Ketua FWC  Uri Masyhuri menegaskan, kegiatan yang Festival Ramadhan dipastikan menggunakan anggaran negara, selain itu helaran dilaksanakan di dalam lapas yang nota bene bangunan  asset negara.

Baca:Festival Ramadhan Lapas Kelas II Cilegon Dihadiri Wali Kota,Wartawan Dilarang Liputan

“Kami kan akan melakukan peliputan untuk menginformasikan adanya Festival Ramadhan yang melibatkan para narapidana di sana, maka wajib hukumnya bagi kami untuk memberitakan, supaya masyarakat mengetahui kegiatan tersebu. Tapi apa yang kami alami?, kami dilarang meliput dengan alasan prokes,” tegas Uri dalam orasinya di depan Lapas Kelas II Cilegon,Selasa (4/5/2021).

Wartawan media cetak lokal itu pun mempertanyakan pelarangan liputan dengan alasan prokes, sementara rombongan Wali Kota Cilegon bisa masuk kedalam lapas.

“Apakah mereka yang masuk juga menjalani prokes? Ini bisa dilihat dari foto-foto didalam kalapas dan wali kota tidak memakai masker, kalapas malah merokok.Berfoto bersama tanpa ada jarak, ini itu yang dinamakan prokes,” ujarnya dengan nada keras.

Sebelumnya, kasus pelarangan liputan oleh Kalapas Kelas II Kota Cilegon telah dilaporkan ke Satreskrim Polres Cilegon.

Kalapas dan Wali Kota Langgar Prokes

Dikonfirmasi mengenai izin kegiatan Festival Ramadhan 1442 H di Lapas Kelas II Kota Cilegon, Kepala BPBD Kota Cilegon Erwin Harahap menyatakan tidak memberikan izin. Dan tidak ada surat pemberitahuan kegiatan tersebut.

Puluhan jurnalis yang tergabung dalam Forum Wartawan Cilegon (FWC) menggelar aksi unjuk rasa di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Cilegon.Foto:poesaputra-wongbanten.id

Dijelaskan Uri dalam kegiatan tersebut juga terlihat jelas, jika wali kota dan kalapas beberapa kali mencopot masker.

“Ini jelas bentuk tegas dari npelanggaran prokes.Terlebih dalam foto kalapas merokok di dalam lapas yang bukan area merokok,” tegas Uri.

Menurutnya itu juga pelanggaran etik, lantas mana yang katanya protokol kesehatan sebagai dalih pelarangan. (ps)

Check Also

Penuhi Persediaan Jelang Lebaran, PMI Kota Cilegon Ajak Warga “Sedekah” Darah

WONGBANTEN.ID,CILEGON- Untuk memenuhi  kebutuhan dan menjaga persediaan darah yang aman  menjelang Hari Raya Idul Fitri …

Pandeglang Raih WTP 5 Kali Berturut-turut, Irna :Ini Hasil Kerja Semua

WONGBANTEN.ID,SERANG- Bupati Pandeglang Irna Narulita menyatakan, opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *