Home / Banten / Saat Lapas Cilegon jadi Tempat Aman Kendalikan Bisnis Narkotika
Kepala Kanwil Kemenkumham Banten Agus Toyib.Foto:ist

Saat Lapas Cilegon jadi Tempat Aman Kendalikan Bisnis Narkotika

WONGBANTEN.ID,CILEGON-Tak bisa dipungkiri, lembaga pemasyarakatan (lapas) menjadi surga bagi narapidana kasus narkotika, untuk mengendalikan bisnisnya dari balik jeruji.Dalam pengungkapan kasus peredaran narkoba jaringan internasional, pihak berwajib dua kali mencokok pesakitan yang jadi otak pengendali  peredaran narkotika dari lapas yang terletak di  .

Yang terbaru, Tim Satgas Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap kasus penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 1,129 ton yang diduga melibatkan jaringan TImur Tengah dari Iran dan Afrika.Ternyata,  pengendalinya  narapidana CSWN dan UCN,  keduanya warga Nigeria yang setahun lalu  dipindahkan dari Lapas Tangerang ke  Lapas Kelas II A Cilegon.

Baca:Napi Nigeria Kendalikan Bisnis Sabu Jaringan Timur Tengah dari Lapas Cilegon

Sebelumnya, dari lapas yang sama, BNN RI menciduk Muhamad Adam, terpidana kasus penyelundupan 54 kilogram sabu dan 4.894 butir pil ekstasi jaringan Malaysia tahun 2016.

Menyikapi kondisi tersebut, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Banten akan melakukan pemetaan dan inventarisasi kembali para napi kategori high risk, Bandar narkotika yang mendekam di seluruh lapas di Banten.

“Mereka ini,  memerlukan pengawasan khusus, ternyata meski sudah di penjara napi-napi tersebut tidak berhenti menjalankan bisnisnya dan terus melakukan kejahatan meskipun  di dalam penjara,” ungkap Kepala Kanwil Kemenkumham Banten, Agus Toyib, Selasa (15/6/2021).

Kirim ke Nusakambangan

Kepala Kanwil  Kemenkumham Banten Agus Toyib mengungkapkan, geografis DKI Jakarta dan Banten yang sangat dekat, membuat lapas –lapas yang berada di wilayah Jakarta memindahkan napi narkotika ke beberapa lapas yang ada di Banten. Ini menjadi menjadi beban berat lapas yang ada di Banten.

Saat ini menurut Agus, jumlah warga binaan di seluruh lapas di Banten mencapai 11.000 narapidana.Dari total tersebut, 7.000 lebih merupakan napi narkoba, dimana di setiap lapas hampir 60 persen dari total penghuni pesakitan narkotika.

“Saya akan mengusulkan ke pak Dirjen Pemasyarakatan  untuk memindahkan para napi tersebut, ke Nusakambangan,” ucap Agus.

Agus pun mengeluarkan ultimatum kepada jajarannya, bila oknum petugas dirinya tidak segan akan  menindak tindak tegas bawahannya dengan sanksi dipindah tugaskan supaya tidak lagi  berhubungan dengan narapidana.(ps)

 

Check Also

Krakatau Steel Berikan Bantuan Sembako dan Beasiswa Prestasi Menjelang HUT Ke-51

WONGBANTEN.ID, CILEGON. Menjelang Hari Ulang Tahun Ke-51 PT Krakatau Steel (Persero) Tbk pada Senin (9/8) …

520 Masyarakat Maritim Menerima Vaksin Covid-19

WONGBANTEN.ID, CILEGON. Upaya pencegahan penyebaran Covid-19 terus digalakkan oleh pemerintah, salahsatunya dengan melakukan serbuan vaksinasi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *