Home / Banten / Menteri Investasi/BKPM Minta Banten Ajukan Peluang Investasi Strategis
Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengikuti rapat virtual bersama Menteri Investasi BKPM dari kantornya di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang,Jumat kemarin.Foto:Biro Adpim Setda Provinsi Banten

Menteri Investasi/BKPM Minta Banten Ajukan Peluang Investasi Strategis

WONGBANTEN.ID,SERANG-Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, meminta Provinsi Banten menyusun peta peluang investasi proyek prioritas strategis yang siap ditawarkan pada  tahun 2021.

“Pak Menteri meminta daerah untuk  menyusun peta peluang investasi proyek prioritas strategis yang siap ditawarkan daerah masing-masing pada tahun ini,” kata Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy usai mengikuti rapat virtual bersama  Menteri Investasi BKPM dari kantornya di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang,Jumat kemarin.

Dikatakan Andika, sebagai ketua Satuan Tugas (Satgas) Investasi yang ditunjuk Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu, Bahlil diminta menyelesaikan berbagai permasalahan investasi hingga mengidentifikasi sumber-sumber investasi yang bisa meningkatkan devisa negara yang tujuannya dalam rangka meningkatkan pendapatan negara.

Tak hanya itu, lanjut Andika, Satgas Investasi juga memiliki tanggung jawab untuk mengkolaborasikan investor asing atau investor dalam negeri dengan pelaku UMKM di daerah tujuan investasi.

“Salah satunya terkait kolaborasi investor dengan UMKM di daerah itu juga yang dibahas tadi,” kata Andika.

Secara prinsip,  Banten sendiri sudah siap dengan peta peluang investasi yang diminta Bahlil tersebut. Namun, dalam masa pendemi corona virus peta peluang investasi Banten yang sebelumnya harus mengalami beberapa revisi dan evaluasi.

“Nanti BKPMD (Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah Provinsi Banten) akan susun ulang untuk kemudian segera diajukan,” imbuhnya.

Dikatakan Andika, peluang investasi di Banten sangat terbuka di berbagai sektor unggulan, seperti industri, pertanian, perdagangan dan jasa hingga pariwisata. Andika menyebut,  Provinsi Banten memiliki sejumlah keunggulan sebagai peluang investasi. Keunggulan dimaksud meliputi keunggulan geografis dimana Banten merupakan daerah penyangga Ibukota Jakarta dan sebagai simpul jaringan internasional merujuk kepada letaknya yang menghubungkan Pulau Jawa dan Pulau Sumatera, serta keberadaan  Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Keunggulan lainnya, kata Andika, di antaranya adalah dukungan infrastruktur berupa fasilitas perhubungan darat, laut dan udara, hingga ketersediaan tenaga listrik dan ketersediaan lahan.  “Dan itu kan sudah terbukti Banten selalu berada di top list daerah dengan investasi terbesar secara nasional,” imbuhnya.

Selain Banten, 19 provinsi lainnya yang dikumpulkan Menteri Bahlil dalam rapat virtual tersebut adalah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Yogyakarta, Sumatera Utara, Kepulauan Bangka Belitung, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan dan Lampung. Berikutnya, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Barat, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.(ps-rls)

Check Also

520 Masyarakat Maritim Menerima Vaksin Covid-19

WONGBANTEN.ID, CILEGON. Upaya pencegahan penyebaran Covid-19 terus digalakkan oleh pemerintah, salahsatunya dengan melakukan serbuan vaksinasi …

Gubernur WH : Kota Serang Etalase dan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten

Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) berharap Kota Serang tumbuh menjadi etalase dan Pusat Pemerintahan Provinsi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *