Home / Banten / Tingkat Penyebaran Covid-19 Tinggi, Wali Kota Cilegon Berlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat
Kota Cilegon masuk zona oranye, namun masih banyak warga yang abai mengenai prokes.Ditempat ramai tidak menjaga jarak dan tidak mamakai masker.Foto:ist

Tingkat Penyebaran Covid-19 Tinggi, Wali Kota Cilegon Berlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat

WONGBANTEN.ID,CILEGON-Wali Kota Cilegon mengeluarkan surat Keputusan Wali Kota Cilegon tentang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tingkat Kota Cilegon.Dikeluarkan SK tersebut melihat  tingkat penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Cilegon semakin tinggi  dan potensi  transmisi lokal penularan Covid-19 varian baru yaitu Alpha, Beta, Delta dan Gama di Kota Cilegon yang saat ini masuk zona oranye.

Dalam SK Wali Kota Nomor 360/kep.150-BPBD/2021 yang ditandatangani Wali Kota Cilegon Helldy Agustian pada tanggal 18 Juni 2021, dinyatakan  PPKM akan  berlaku selama 14 hari,  mulai Senin 21 Juni- 4 Juli 2021.

Baca:Banten Perpanjang PPKM Mikro, Ini Aturannya

Ketentuan PPKM tingkat Cilegon  diantaranya,mengatur kegiatan pembelajaran  di sekolah dan institusi pendidikan lainnya  seperti di TK,SD,RA,BA,MI,SMP/MTS, SMA/MA.Kelompok bermain, PAUD, penitipan anak,  PKBM.Lembaga pelatihan,  lembaga pendidikan tinggi, lembaga penelitian, lembaga pembinaan dan sejenisnya,  dilakukan pembelajaran  dengan metode belajar dari rumah.

Kegiatan bekerja di tempat kerja, untuk kantor milik pemerintah, pemerintah daerah, BUMN, BUMD dan swasta, menerapkan bekerja dari rumah work from home (WFH) sebesar 50 persen dan bekerja dari kantor work from office (WF)) sebanyak 50 persen.

Dalam pemberlakuan WFH maupun WFO, tetap harus menerapkan protokol kesehatan, pengaturan kerja secara bergantian.Dan ketik   WFH, tidak melakukan mobilisasi ke daerah lain.

Untuk rumah makan, restoran , warung makan, kafe dan usaha  kuliner malam, jam operasional dimulai pukul 10.00 WIB sampai  19.00 WIB.Untuk usaha kuliner jam operasional dinbatasi dari pukul 17.00 WIB-22.00 WIB.

Untuk pengunjung atau konsumen yang makan di tempat (dine in) dibatasi hanya 50 persen dari kapasitas pengunjung.Layanan makanan melalui pesan antar/dibawa pulang (delivery/take away), tetap diijinkan sesuai dengan jam operasional dan menerapkan prokes ketat.

Pasar tradisional tetap beroperasi, namun jam oeprasional dibatasi mulai pukul 05.00WIB-15.00 WIB.

Pertokoan atau retail jam operasional mulai pukul 08.00 WIB-19.00 WIB.

Pusat perbelanjaan atau mall jam operosional mulai  10.00 WIB- 19.00 WIB.Pengunjung paling banyak 25 persen dari kapasitas pengunjung.

Pasar budaya dan car free day, dihentikan sesuai jangka waktu PPKM tingkat kota.

Kegiatan sosial budaya

Penyelenggaraan resepsi pernikahan, khitanan dihentikan dihentikan sesuai jangka waktu PPKM tingkat kota. Namun untuk pernikahan bisa digelar  dengan ketentuan hanya dilakukan akad niukah atau pemberkatan dan dihadiri sebanyak 50 undangan.

Untuk masyarakat yang datang dari luar daerah atau yang datang ke Kota Cilegon, yang melalui pelabuhan dan terminal dalam rangka kerja atau dinas harus membawa hasil pemeriksaan PCR negative yang diterbitkan satu hari sebelumnya.(ps)

Check Also

Melawan Saat Ditangkap, 2 Maling Truk Ditembak Kakinya

WONGBANTEN.ID,CILEGON– Tim Reserse Mobil (Resmob) Polres Cilegon, Polda Banten menembak dua orang anggota anggota sindikat …

Peringati Harlah ke-23, PKB Cilegon Bagi Sembako ke Anak Yatim Piatu dan Warga Terdampak Covid-19

WONGBANTEN.ID,CILEGON-Hari ini Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menginjak umur ke-23.Peringatan hari lahir (Harlah) partai yang  dideklarasikan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *