Home / Banten / Tiga Hari PPKM, Tingkat Kesadaran Pakai Masker dan Jaga Jarak Rendah
Kanit Reskrim Polsek Purwakarta Aipda Ermaya memberikan edukasi kepada para pengunjung pentingnya memakai masker di masa pandemi, dan menyampaikan Kota Cilegon sudah memberlakukan PPKM.Foto:poesaputra-wongbanten.id

Tiga Hari PPKM, Tingkat Kesadaran Pakai Masker dan Jaga Jarak Rendah

WONGBANTEN.ID,CILEGON-Tiga hari diterapkannya Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), kesadaran masyarakat Kota Cilegon  dalam menjalankan protokol kesehatan  masih saja rendah, terutama dalam memakai masker dan menjaga jarak.

Dalam Surat Keputusan Wali Kota Cilegon Nomor:360/kep.150-BPBD/2021, ditegaskan Untuk rumah makan, restoran , warung makan, kafe dan usaha  kuliner malam, jam operasional dimulai pukul 10.00 WIB sampai  19.00 WIB.Untuk usaha kuliner jam operasional dibatasi dari pukul 17.00 WIB-22.00 WIB.

Baca:Tingkat Penyebaran Covid-19 Tinggi, Wali Kota Cilegon Berlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat

Hal itu  telihat saat petugas dari Polsek Purwakarta melakukan patroli monitoring penerapan PPKM di tempat kuliner yang lokasinya di belakang kantor DPRD Kota Cilegon, Selasa (22/6/2021) pukul 22.30 WIB.

Kapolsek Purwakarta Iptu Atep Mulyana menjelaskan, kegiatan patroli yang ditingkatkan ini untuk melihat apakah PPKM di wilayah hukum Polsek Purwakarta dijalankan oleh masyarakat.

“Sambil patrol kita edukasi warga tentang pentingnya menerapkan prokes, terutama penggunaan masker dan 5 M.Dalam patroli itu  kami juga  membagikan masker bagi warga yang kedapatan tak memakai masker, tujuan patroli PPKM ini untuk menekan dan mencegah penularan Covid-19,” jelasnya.

Dari pantauan wongbanten.id, para  pengunjung pun acuh tanpa memakai masker atau masker dikenakan hanya menutupi dagu.Pemilik kuliner pun tidak membuat jarak/social distancing antara kursi pengunjung.

Kepada para pengunjung, Kanit Reskrim Polsek Purwakarta Aipda Ermaya meminta mereka supaya memakai masker.

“Mas, pakai maskernya ya saat ini penyebaran virus corona semakin meningkat dan Cilegon masuk zona oranye.Kita memakai masker untuk mencegah penularan Covid-19,” jelas Ermaya kepada para pengunjung yang tak memakai masker maupun maskesnya hanya dipakai untuk menutupi dagu.

 

Juru parkir di lokasi kuliner di belakang DPRD Kota Cilegon yang tak memakai masker diberi arahan oleh anggota Polsek Purwakarta.Foto:poesaputra-wongbanten.id

Selain itu, kepada pemilik usaha kuliner, Ermaya pun meminta supaya membuat jarak antar tempat duduk pengunjung.

Selain di belakang DPRD Kota Cilegon, petugas pun menemui para  pengunjung yang sedang menikmati wedang jahe di bunderan landmark.

Selain melakukan patroli,  petugas juga membagikan masker kepada pengunjung, pedagang dan tukang parkir.(ps)

 

Check Also

Melawan Saat Ditangkap, 2 Maling Truk Ditembak Kakinya

WONGBANTEN.ID,CILEGON– Tim Reserse Mobil (Resmob) Polres Cilegon, Polda Banten menembak dua orang anggota anggota sindikat …

Peringati Harlah ke-23, PKB Cilegon Bagi Sembako ke Anak Yatim Piatu dan Warga Terdampak Covid-19

WONGBANTEN.ID,CILEGON-Hari ini Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menginjak umur ke-23.Peringatan hari lahir (Harlah) partai yang  dideklarasikan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *