Home / Banten / Berniat Pesta Sabu, Dua Wanita Ditangkap Satres Narkoba Polres Cilegon
LR (22 dan H (33) keduanya warga Tapos, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang,ditangkap Satres Narkoba Polres Cilegon dalam kasus kepemilikan narkoba jenis amphetamine atau sabu.Foto:Humas Polres Cilegon

Berniat Pesta Sabu, Dua Wanita Ditangkap Satres Narkoba Polres Cilegon

WONGBANTEN.ID,CILEGON-Satuan Reserse  Narkoba (Satres Narkoba) Polres Cilegon, Polda Banten, menangkap dua wanita yang diduga membawa narkotika jenis amphetamine atau sabu di depan Hotel KM, Lingkungan Seneja, Kelurahan Sukamajaya, Kecamatan Jombang.

Kedua wanita berinisial LR (22 dan H (33) keduanya warga Tapos, Kecamatan  Cinangka, Kabupaten Serang,  ditangkap pukul 23.30 WIB.

“Keduanya ditangkap anggota Satres Narkoba  hari Rabu kemarin, dari tangan kedua tesangka petugas menyita barang bukti dua plastik klip bening yang diduga isinya sabu,” jelas Kapolres Cilegon, AKBP Sigit Haryono, Jumat (25/6/2021).

Barang bukti yang disita polisi dari tangan LR (22 dan H (33).Foto:Humas Polres Cilegon

Menurut Kasatres Narkoba Iptu Shilton, penangkapan kedua wanita itu berawal dari informasi yang menerangkan di depan Hotel KM ada  perempuan membawa sabu.Dari informasi tersebut polisi kemudian melakukan penyelidikan, dan berhasil menemukan perempuan tersebut dengan ciri ciri yang sesuai dengan yang diterima polisi.

“Saat kami memeriksa tas milik LR, ditemukan dua plastik klip bening yang dibalut dengan lakban berwarna merah berisi kristal putih, diduga diduga narkotika jenis amphetamine,” jelas Shilton.

Dari pengakuan kedua wanita itu, mereka disuruh A untuk membeli dua paket sabu tersebut dari S alias Y seharga Rp1 juta.

Tim Opsnal Satres Narkoba kemudian melakukan pengejaran terhadap S alias Y.Tersangka yang diduga pegedar sabu itu berhasil ditangkap di Pelabuhan Grenyang,  Kampung Ragas Grenyang, Desa Argawana, Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang.

Barang bukti yang disita polisi terdiri dari 2 bungkus plastik klip bening berisi sabu dengan bruto 0,63 gram, satu buah tas warna hitam, tiga unit telepon selular.Dan satu unit sepeda motor matik nomor kendaraan  A-5206-TB milik tersangka LR (22).

“Saat ini anggota sedang mengejar tersangka A yang masuk daftar pencarian orang (DPO) dalam kasus penjulan sabu,” ujar Shilton.

Ketiganya dipersangkakan sesuai dengan Pasal 114 (1) dan atau Pasal 112 (1) UURI No.35 tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman Paling singkat 5 tahun paling lama 20 tahun dan seumur hidup.(ps)

 

Check Also

520 Masyarakat Maritim Menerima Vaksin Covid-19

WONGBANTEN.ID, CILEGON. Upaya pencegahan penyebaran Covid-19 terus digalakkan oleh pemerintah, salahsatunya dengan melakukan serbuan vaksinasi …

Gubernur WH : Kota Serang Etalase dan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten

Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) berharap Kota Serang tumbuh menjadi etalase dan Pusat Pemerintahan Provinsi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *