Home / Banten / Masyarakat yang Nekat Berkerumun dan Melawan Petugas Saat PPKM Darurat Covid-19,Diancaman Bui Setahun
Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono bersama Dandim 0623/Cilegon Letkol Ageng Wahyu Romadhon memberikan semangat kepada pasukan operasi Covid-19 PPKM Darurat Covid-19.Foto:poesaputra-wongbanten

Masyarakat yang Nekat Berkerumun dan Melawan Petugas Saat PPKM Darurat Covid-19,Diancaman Bui Setahun

WONGBANTEN.ID,CILEGON-Jelang penerapan  Pemberlakukan  Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)  Darurat Corona Virus Disease 2019 di wilayah Jawa dan Bali, yang akan dimulai pukul 00.00 WIB, Pemkot Cilegon bersama Polres Cilegon dan Kodim 0623/Cilegon melakukan gelar pasukan   operasi Covid-19 PPKM Darurat Kota Cilegon, di Jalan Jenderal Sudirman, Jumat (2/7/2021).

PPKM Darurat sendiri mulai diberlakukan mulai besok Sabtu 3 Juli dan berakhir tanggal  20 Juli 2021, seperti termaktub Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2021,Tentang PPPKM Darurat Corona Virus Disease 2019 di wilayah Jawa dan Bali, Kota Cilegon masuk dalam level 3 bersama Kabupaten Tangerang, Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak.

Wakil Wali Kota Cilegon Sanuji Pentamarta, inspeksi pasukan Operasi Covid-19 PPKM Darurat Covid-19.Foto:poesaputra-wongbanten

Dalam Instruksi Mendagri ditegaskan, selama PPKM Darurat berlangsung  gubernur, bupati dan wali kota melarang setiap bentuk aktivitas atau kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan.

“Dalam operasi Covid-19 ini, untuk membubarkan kegiatan masyarakat yang dapat menimbulkan kerumunan akan digelar  operasi yustisi dimana pelaksananya adalah Satpol PP kota Cilegon, kami dari pihah kepolisian mem back up operasi tersebut,” tegas Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono yang didampingi Dandim 0623/Cilegon Letkol Inf Ageng Wahyu Romadhon dihadapan peserta Operasi Covid-19.

Menurut Sigit, untuk menindak para pelanggar PPKM Darurat Covid-19 petugas akan melakukan siding ditempat.

Kapolres Cilegon menegaskan,  masyarakat yang tak menuruti imbauan polisi atau melawan petugas ketika  mereka diminta membubarkan diri bisa  dijerat pasal 212 KUHP, 216 KUHP, dan Pasal 218 KUHP.

“Petugas akan menindak tegas, bila ada masyarakat yang melawan petugas saat mereka diminta membubarkan kegiatan atau kerumunan,” tegasnya.

Menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia yang menginstruksikan agar melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Corona Virus Disease (COVID-19) di wilayah Jawa dan Bali sesuai dengan kriteria level situasi pandemi berdasarkan assesmen dan untuk melengkapi pelaksanaan Instruksi Menteri Dalam Negeri mengenai Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro serta mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan untuk pengendalian penyebaran COVID-19, berkaitan  dengan hal tersebut diinstruksikan

Pelaksanaan kegiatan makan/minum ditempat umum (warung makan, rumah makan, kafe, pedagang kaki lima, lapak jajanan) baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun yang berlokasi pada pusat perbelanjaan/mall hanya menerima delivery/take away dan tidak menerima makan ditempat (dine-in);

Resepsi pernikahan dihadiri maksimal 30 (tiga puluh) orang dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat dan tidak menerapkan makan ditempat resepsi, penyediaan makanan hanya diperbolehkan dalam tempat tertutup dan untuk dibawa pulang;

Pelaku perjalanan domestik yang menggunakan mobil pribadi, sepeda motor dan transportasi umum jarak jauh (pesawat udara, bis, kapal laut dan kereta api) harus  menunjukkan kartu vaksin (minimal vaksinasi dosis  pertama, menunjukkan PCR H-2 untuk pesawat udara serta Antigen (H-1) untuk moda transportasi mobil pribadi, sepeda motor, bis, kereta api dan kapal laut(ps)

Check Also

Krakatau Steel Berikan Bantuan Sembako dan Beasiswa Prestasi Menjelang HUT Ke-51

WONGBANTEN.ID, CILEGON. Menjelang Hari Ulang Tahun Ke-51 PT Krakatau Steel (Persero) Tbk pada Senin (9/8) …

520 Masyarakat Maritim Menerima Vaksin Covid-19

WONGBANTEN.ID, CILEGON. Upaya pencegahan penyebaran Covid-19 terus digalakkan oleh pemerintah, salahsatunya dengan melakukan serbuan vaksinasi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *