Home / Banten / Dampak PPKM Darurat, Pemkot Cilegon Diminta Bantu Masyarakat yang Kesulitan Ekonomi
Beberapa tokoh masyarakat, ustadz , pemilik pondok pesantren di wilayah Ciwandan bersama M.Ibrohim Aswadi, anggota DPRD Kota Cilegon, yang berasal dari daerah pemilihan Cilegon 2 Ciwandan-Citangkil, Selasa (6/7/2021).Foto:ist

Dampak PPKM Darurat, Pemkot Cilegon Diminta Bantu Masyarakat yang Kesulitan Ekonomi

WONGBANTEN.ID,CILEGON-Ditengah kepungan pandemi Covid-19, ditambah pemerintah pusat maupun Pemkot Cilegon memberlakukan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Covid-19 Jawa-Bali untuk memutus penyebaran virus corona, yang dimulai tanggal 3-20 Juli 2021, berdampak masyarakat Cilegon mengalami kesulitan dalam pemenuhan ekonomi sebab dibatasinya aktivitas warga.

Kondisi yang saat ini dirasakan oleh warga itu disampaikan oleh beberapa tokoh masyarakat, ustadz , pemilik pondok pesantren di wilayah Ciwandan kepada M.Ibrohim Aswadi, anggota DPRD Kota Cilegon, yang berasal dari daerah pemilihan Cilegon 2 yaitu Ciwandan-Citangkil, Selasa (6/7/2021).

Kepada legislator dari Partai Demokrat itu, Ketua MUI Kecamatan Ciwandan,KH Masriya menyampaikan keluh kesah masyarakat yang semakin kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

“Semoga masukan yang disampaikan masyarakat kepada kami, menjadi empati ,” ujar KH Masriya.

Dalam silaturahmi itu, selain Ketua MUI Kecamatan Ciwandan, hadir juga  KH.Sulton pimpinan pondok pesantren, tokoh masyarakat ustadz H.Mas’ali, KH.Fuad pimpinan majelis ta’lim dan ustadz H.Mahdowi  pimpinan pondok pesantren.

Usai mendengar “curahan hati” para tokoh itu, MIA panggilan akrab wakil rakyat itu, langsung menghubungi Ketua DPRD Kota Cilegon Isro Miraj.

“Beliau langsung merespon sangat baik, dan siap bersilaturahmi menerima saran dan masukan dari para kiyai, ulama dan guru guru,” kata MIA.

Sebagai wakil rakyat lanjut MIA, dirinya mendorong supaya Pemkot Cilegon  segera mencari solusi supaya segera membantu masyarakat.

“Minimalnya untuk membantu kebutuhan sehari hari, menyambung hidup mereka. Baik dari anggaran APBD atau mungkin bisa juga diajak bicara seluruh para pelaku industri yang ada di Kota Cilegon melalui dana CSR  yang dikolektif oleh pemerintah untuk membantu kondisi masyarakat saat ini,” katanya.

Diapun menyarankan, jika dana CSR perusahaan atau dari  pelaku industri bisa dikolektif, maka dana tersebut  dikhususkan untuk membantu masyarakat minimal 3 bulan kedepan dalam pemenuhan  kebutuhan sehari hari mereka.(ps)

Check Also

Krakatau Steel Berikan Bantuan Sembako dan Beasiswa Prestasi Menjelang HUT Ke-51

WONGBANTEN.ID, CILEGON. Menjelang Hari Ulang Tahun Ke-51 PT Krakatau Steel (Persero) Tbk pada Senin (9/8) …

520 Masyarakat Maritim Menerima Vaksin Covid-19

WONGBANTEN.ID, CILEGON. Upaya pencegahan penyebaran Covid-19 terus digalakkan oleh pemerintah, salahsatunya dengan melakukan serbuan vaksinasi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *