Home / Banten / Menolak Pakai Masker dan Tak Percaya Covid-19, Seorang Pria di Serang Ditangkap Polisi
seorang pria tidak mau memakai masker untuk menutup mulut dan hidungnya, serta menyatakan tak mengakui adanya virus Covid-19, saat dirinya diminta mengenakan masker oleh petugas keamanan PT Nikomas Gemilang, Kabupaten Serang.(tangkap layar)

Menolak Pakai Masker dan Tak Percaya Covid-19, Seorang Pria di Serang Ditangkap Polisi

WONGBANTEN.ID,SERANG– Beredar video viral di jejaring media sosial maupun di aplikasi percakapan WhatsApp, yang memperlihatkan seorang pria tidak mau  memakai masker untuk menutup mulut dan hidungnya, serta menyatakan tak mengakui adanya virus Covid-19, saat dirinya diminta mengenakan masker oleh petugas keamanan  PT Nikomas Gemilang, Kabupaten Serang.

Dalam video berdurasi 30 detik yang menyebar sejak Selasa, 6 Juli 2021, terlihat pria yang mengendarai sepeda motor matik warna merah yang akan masuk ke area perusahaan  ditahan oleh petugas kemanan di pintu gerbang.

Kepada petugas sekuriti, pria yang diketahu berinisial AY (30) warga Kragilan itu mengatakan dirinya tidak mempercayai adanya Covid-19.

“Bagi saya covid itu enggak ada. Bapak mau menghujat saya kayak apa juga tetap saya punya hak,” kata AY, seperti yang diucapkannya video tersebut.

Usai video itu tersebar luas, malam harinya polisi mengamankan AY di sebuah kontrakan Kampung Blingon Baru,  Desa Sentul,  Kecamatan Kragilan Kabupaten Serang.

Kapolres Serang AKBP Mariyono mengatakan, AY sudah diamankan oleh tim Resmob Polres Serang pukul 23.10 WIB.

“Ya, kami sudah amankan seorang laki-laki yang tidak mematuhi prokes Covid-19.Dimana saat kejadian, lelaki tersebut idak mau memakai masker saat akan masuk ke  PT Nikomas Gemilang, yang   bersangkutan mengakui perbuatannya itu salah,” kata  Mariyono.

Usai ditangkap dan diperiksa di kantor polisi, AY kemudian meminta maaf secara terbuka dan mengakui  perbuatannya tersebut telah  melanggar protokol kesehatan (prokes) dan mengakui dirinya melawan petugas keamanan dan tenaga kesehatan (nakes) yang menyuruhnya untuk memakai masker.

“Dengan ini saya meminta maaf kepada masyarakat dan pemerintah, atas tindakan saya yang tidak terpuji, atas kesalahan saya yang tidak mematuhi adanya (prokes) covid-19 dan melawan petugas kesehatan,” kata AY, dalam sebuah video yang diterima, Rabu (7/07/2021).

Dari tangan AY yang berasal dari  Desa Banyak Prodo, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah,  polisi menyita barang bukti berupa sepeda motor, helm dan baju kaus yang dia kenakan i saat menolak memakai masker.

Diproses hukum

Sementara Kabid Humas Polda Banten Kombes Polisi Edy Sumardi menegaskan, kalau menghadapi pelanggar yang tidak taat prokes ditambah tidak pakai masker,ada kemungkinan pelanggar tersebut  sudah terpapar virus.

“Jangan ada persebatan lagi, karena droplet yang bersangkutan akan menyebar ke petugas”  ujar Edy sumardi.

 

Ey pun menyatakan, pelanggar itu harus  di swab untuk di test antigen. Kalau positif, tambah dia  langsung diisolasi dan diberi masker.

”Kalau ada Perda yang bisa memberi sanksi, agar diproses secara  hukum,”tegasnya.(ps)

Check Also

Melawan Saat Ditangkap, 2 Maling Truk Ditembak Kakinya

WONGBANTEN.ID,CILEGON– Tim Reserse Mobil (Resmob) Polres Cilegon, Polda Banten menembak dua orang anggota anggota sindikat …

Peringati Harlah ke-23, PKB Cilegon Bagi Sembako ke Anak Yatim Piatu dan Warga Terdampak Covid-19

WONGBANTEN.ID,CILEGON-Hari ini Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menginjak umur ke-23.Peringatan hari lahir (Harlah) partai yang  dideklarasikan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *