Home / Banten / Dua Pemuda Bawa Ratusan Tramadol, Diamankan Tim Jawara Saat Patroli PPKM Darurat
Saat melakukan patroli PPKM, Minggu dinihari (11/7/2021) Tim Jawara Satuan Sabhara Polres Cilegon bersama Dishub Kota Cilegon mengamankan dua orang pemuda yang membawa ratusan butir pil tramadol.Foto:ist

Dua Pemuda Bawa Ratusan Tramadol, Diamankan Tim Jawara Saat Patroli PPKM Darurat

WONGBANTEN.ID,CILEGON-Penyekatan merupakan elemen dari  kebijakan pemberlakuan  pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat Covid-19 yang dimulai 3-20 Juli 2021, yang dilakukan untuk menekan penyebaran corona virus.

Namun, ada saja warga yang memanfaatkan sepinya situasi Kota Cilegon untuk bertransaksi  narkoba serta melakukan balap motor liar di Jalan Aat-Rusli.

Saat melakukan patroli PPKM, Minggu dinihari (11/7/2021) Tim Jawara Satuan Sabhara Polres Cilegon bersama Dishub Kota Cilegon, mencurigai dua orang pemuda yang sedang nongkrong di depan pusat perbelanjaaan Ciplaz, Jalan Raya Cilegon, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang.

Petugas yang melihat kedua pemuda tersebut menunjukan gejala mencurigakan, kemudian memeriksa identitas kedua pemuda tersebut berikut sepeda motor yang di parkir tidak jauh dari keduanya.

“Saat di geledah, kami menemukan ratusan narkoba pil Tramadol.Keduanya bersama  barang bukti sepeda  motor dan obat terlarang itu kami serahkan ke Satres Narkoba untuk pemeriksaan dan pengembangan lebih  lanjut,” ujar Kasat Sabraha, Iptu Choirul Anam.

Diduga kuat, kedua pemuda tersebut berada di tempat tersebut untuk  melakukan transaksi pil Tramadol.

Tim gabungan kemudian melanjutkan patroli ke arah Jalan Aat-Rusli, di lokasi tersebut petugas mendapati kerumunan pemuda yang diduga akan melakukan aksi balap motor liar. Petugas pun, mengamankan lima unit sepeda motor yang sudah dimodifikasi, diduga untuk balapan liar.

Masih di jalan yang sama, lagi-lagi tim gabungan menemukan remaja yang masih berkeliaran sambil  membawa  plastik berisi minuman tradisional tuak.

“Saya beli di warung tuak, sekantong plastik ini sepuluh ribu,” aku remaja tersebut.

Oleh petugas, plastik berisi tuak itu lalu di buang, sebelum mereka pulang, para remaja itu di sanksi dengan cara push up.

Sementara petugas Dinas Perhubungan melakukan tindakan langsung kepada tujuh unit kendaraan truk yang mengangkut pasir karena melanggar tonase dan muatan pasir tidak ditutup sehingga  berceceran di badan jalan yang membahayakan pengguna jalan lainnya (ps).

Check Also

Krakatau Steel Berikan Bantuan Sembako dan Beasiswa Prestasi Menjelang HUT Ke-51

WONGBANTEN.ID, CILEGON. Menjelang Hari Ulang Tahun Ke-51 PT Krakatau Steel (Persero) Tbk pada Senin (9/8) …

520 Masyarakat Maritim Menerima Vaksin Covid-19

WONGBANTEN.ID, CILEGON. Upaya pencegahan penyebaran Covid-19 terus digalakkan oleh pemerintah, salahsatunya dengan melakukan serbuan vaksinasi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *