Home / Pendidikan / PPKM Darurat, Sekolah Tatap Muka di Cilegon Kembali Ditunda
ilustrasi belajar daring-net

PPKM Darurat, Sekolah Tatap Muka di Cilegon Kembali Ditunda

WONGBANTEN.ID,CILEGON-Pembelajaran tatap muka (PTM) yang rencananya akan diberlakukan pada tahun ajaran baru ini terpaksa  ditunda,  menyusul adanya  Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Covid-19  Jawa Bali yang dimulai 3-20 Juli 2021 mendatang.

Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Cilegon mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 420/850-Dindik perihal Kegiatan Tahun Pelajaran 2021/2022 yang menjelaskan awal masuk sekolah PAUD/TK, SD dan SMP dimulai hari Senin, (12/7/2021) besok.

Menurut Kepala Dindik Ismatullah, karena awal masuk sekolah dalam suasana PPKM, maka untuk kegiatan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) bagi  siswa baru dan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dilakukan secara dalam jaringan  atau online secara  virtual.

“Kurikulum yang digunakan selama pembelajaran masa pandemi   Covid-19 adalah kurikulum darurat yang sudah ditetapkan  oleh Kementerian Pendidikan  dan Kebudayaan atau melakukan penyerdehanaan kurikulum secara mandiri,” jelas Ismatullah.

Terkait ditundanya PTM pada tahun ajaran ini,  Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) Cikerut, Bahrudin menjelaskan, pihaknya sudah menerima surat edaran tersebut dan akan menerapkannya KBM daring  selama PPKM Darurat berlangsung.

“Sementara ini, kami akan mengikuti apa yang menjadi instruksi dari dinas dan kepwal (Keputusan Walikota) Cilegon Nomor 360/Kep.150-BPBD/2021 tentang PPKM Darurat Tingkat Kota Cilegon sampai pada 20 Juli mendatang,” katanya, Minggu (11/7/2021).

Untuk kurikulum sendiri, papar Bahrudin, pihaknya akan mengikuti sesuai instruksi yaitu dengan menerapkan Kurikulum Edisi Khusus Darurat, dimana pembelajaran dilakukan secara daring dan luar jaringan (Luring) tapi tidak ada tatap muka selama PPKM Darurat nanti.

“Kalau penerapan kurikulum 2013 tidak akan bisa dilakukan karena jamnya banyak dan padat, sehingga kami lakukan Kurikulum Edisi Khusus Darurat. Untuk Edisi Kurikulum Mandiri juga tidak bisa karena infrastruktur belum memadai,” imbuhnya.

Sebenarnya, imbuh Bahrudin, sejak terbitnya Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri tentang Pembelajaran Tatap Muka Mulai Juli 2021, orang tua sudah senang dan sekolah sudah mempersiapkan semuanya. Namun, dengan PPKM Darurat harus ditunda sampai nanti ada arahan kembali dari dinas.

Hal senada juga disampikan Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 CIlegon Nurhayati,  pihaknya memberlakukan  pembelajaran secara daring selama PPKM Darurat. Untuk kegiatan  PLS juga akan dilakukan secara daring.

“Iyah (daring selama PPKM Darurat). Termasuk juga PLS,” singkatnya (ps)

Check Also

Melawan Saat Ditangkap, 2 Maling Truk Ditembak Kakinya

WONGBANTEN.ID,CILEGON– Tim Reserse Mobil (Resmob) Polres Cilegon, Polda Banten menembak dua orang anggota anggota sindikat …

Peringati Harlah ke-23, PKB Cilegon Bagi Sembako ke Anak Yatim Piatu dan Warga Terdampak Covid-19

WONGBANTEN.ID,CILEGON-Hari ini Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menginjak umur ke-23.Peringatan hari lahir (Harlah) partai yang  dideklarasikan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *