Home / Banten / Pendidikan Sejarah FKIP Untirta Adakan Work Shop Karya Ilmiah

Pendidikan Sejarah FKIP Untirta Adakan Work Shop Karya Ilmiah

WONGBANTEN.ID, Serang Untuk mempertajam analisis dalam menyusun sebuah karya tulis, Pendidikan Sejarah FKIP Untirta menggelar Work Shop Penulisan dan Publikasi Karya Ilmiah bagi Dosen dan Mahasiswa pada Rabu, (6/10).

Acara di gelar di Gedung FKIP Untirta Cipocok, Kota Serang dengan menghadirkan pemateri dari Kepala Pusat Litbang Kependudukan LIPPI Jakarta, Dr. Herry Yogaswara.

Ketua Panitia Pelaksana, Dr. Ali Fadillah mengungkapkan, kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kapasitas para dosen dan mahasiswa, khususnya di FKIP, untuk menghasilkan sebuah karya yang berkualitas.

“Diharapkan mahasiswa dan dosen bisa mengisi jurnal dengan karya-karyanya yang berkualitas dan terpublikasi secara luas. Dengan hadirnya pemateri dari LIPPI, mudah-mudahan bisa menambah pengetahuan dan wawasan para dosen,” papar Ali Fadillah.

Sementara Ketua Jurusan Pendidikan Sejarah FKIP Untirta, Yuni Maryuni mengungkapkan, tujuan utama dari diadakannya acara itu adalah untuk meningkatkan publikasi tulisan dosen dan mahasiswa.

“Selain itu, acara ini juga diharapkan mampu merangsang para dosen dan mahasiswa untuk lebih meningkatkan budaya baca dan menulis. Terlebih kita sudah menyediakan media atau jurnal yang bisa dimanfaatkan oleh dosen dan mahasiswa untuk mempublikasikan karyanya,” ungkap Yuni.

 

Akademisi harus Rajin Publikasikan Karya Ilmiahnya, idealnya, dunia tulis menulis bukan barang asing bagi akademisi. Akademsii juga harus rajin mempublikasikan agar karya tulisnya bisa diketahui publik.

Demikian disampaikan Kepala Pusat Litbang Kependudukan LIPPI Jakarta, Dr. Herry Yogaswara saat berbincang disela-sela acara.

“Pilihannya ada dua, publish or perish. Artinya, akademisi harus rajin mempublikasikan hasil karya tulis atau karya ilmiahnya, jika tidak maka akan busuk dan hancur sia-sia serta dilupakan begitu saja,” ungkap Herry.

Menurutnya, karya tulis atau peneliatian itu tentu saja harus berkualitas dengan didukung data yang akurat. Jika tidak, maka karya tulis itu juga hanya akan menjadi sampah. Singkatnya hasil karya tulis seseorang menggambarkan kualitas penulisnya itu sendiri.

Herry menilai, acara Workshop Penulisan dan Publikasi Karya Ilmiah bagi Dosen dan Mahasiswa yang diadakan Pendidikan Sejarah FKIP Untirta sangat baik dan perlu digelar secara berkala.

Sebab melalui acara seperti ini kata dia, kualitas penulisan dosen dan mahasiswa akan terasah.

“Ini salah satu upaya meningkatkan kualitas tulisan dan publikasi dosen dan mahasiswa Untirta. Bagi akademisi workshop seperti ini penting untuk mempertajam analisis tulisannya,” terang Herry.

Menurutnya, acara seperti ini juga untuk mengukur kemampuan akademis dosen dan mahasiswa. Melalui acara inilah akan tercipta ruang kolaborasi literasi dan akademis.

Karya Tulis dan Sejarah

Sementara Dekan FKPI Untirta, Dr. Dase Erwin Juansah saat membuka acara Workshop Penulisan dan Publikasi Karya Ilmiah bagi Dosen dan Mahasiswa mengatakan, peningkatan kualitas tulisan dan publikasi menjadi hal yang sangat penting.

Menurutnya, karya tulis tentang sejarah khususnya, akan sangat membantu masyarakat secara umum. Terlebih pengetahuan masyarakat tentang sejarah, sejauh ini lebih didominasi oleh cerita lisan.

“Nah, dengan karya tulis ilmiah yang terpublikasi, baik itu dalam bentuk jurnal atau buku, masyarakat umum akan tahu sejarah yang didasarkan oleh fakta-fakta. Di Bayah, Lebak Selatan misalnya, ada sejarah kelam tentang Romusha. Masyarakat umumnya memang tahu, namun hanya dari cerita orang tua,” terang Dase.

Dase juga menerangkan, di Banten sumber atau bahan yang bisa dijadikan karya tulis, seperti skripsi sangat banyak. Karenanya dia menyarankan, mahasiswa Pendidikan Sejarah yang akan menyusun skripsi hendaknya mencari bahan di Banten.

“Jangan khawatir, ahli sejarah yang diakui secara nasionakl bahkan internasional di Banten ini ada. Ini ada Pak Dr. Ali Fadillah. Jadi saya rasa, Banten ini sangat kaya akan sejarah,” pungkasnya. (RF)

Check Also

Raih Juara 2 Nasional, Duta Bahasa Banten Sowan ke Wakil Gubernur Banten

WONGBANTEN.ID, SERANG – Duta Bahasa Provinsi Banten, Abdillah El Habib dan Veronica, mengunjungi Wakil Gubernur …

Lantik Warek II dan III, Rektor UNMA Banten: Jabatan Itu Amanah, Bukan Hak

PANDEGLANG – Rektor Universitas Mathla’ul Anwar (UNMA), Prof. Sybli Sardjaya melantik dua Wakil Rektor (Warek) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *